Survei Membuktikan, Pencari Hunian Beradaptasi dengan Pandemi

Rabu, 23 Maret 2022 - 18:43 WIB
loading...
Survei Membuktikan,...
Pencarian rumah secara online terus meningkat. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Rumah.com bersama Bank BTN menyelenggarakan webinar untuk mengungkap cara masyarakat beradaptasi dengan pandemi saat pencarian rumah terus berlanjut. Webinar ini diselenggarakan sebagai rangkaian dari BTN Anniversary Virtual Property Expo.

Sentimen konsumen properti terhadap pasar properti nasional makin positif, terlihat pada temuan survei Rumah.com Consumer Sentiment Survey H1 2022. Survei itu menunjukkan indeks sentimen properti naik 3 poin dari periode sebelumnya menjadi 72 poin.

Baca juga: Antisipasi Kenaikan Suku Bunga Acuan, BSDE Siapkan Strategi Ini

Kenaikan tersebut didorong oleh peringkat keterjangkauan yang lebih tinggi, tingkat kepuasan dan skor iklim properti hunian saat ini. Juga oleh persepsi yang lebih positif terhadap upaya pemerintah melalui berbagai stimulus yang dikeluarkan dan pandangan positif yang lebih tinggi terhadap harga properti.

Marine Novita, Country Manager Rumah.com menyatakan, bahwa hasil Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2022 menunjukkan adanya kenaikan indeks sentimen karena secara keseluruhan tingkat kepuasan, peringkat keterjangkauan, dan skor iklim properti hunian saat ini mengalami kenaikan dari periode sebelumnya.

"Adanya kenaikan kepuasan terhadap iklim properti hunian saat ini didorong oleh peningkatan suplai properti yang tersedia di pasar, pengembalian investasi properti yang lebih tinggi serta meningkatnya kemudahan dalam mendapatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)," jelas Marine, Rabu (24/3/2022).

Rumah.com Consumer Sentiment Study adalah survei berkala dua kali dalam setahun oleh Rumah.com, bekerja sama dengan lembaga riset Intuit Research, Singapura, untuk mengetahui dinamika pasar properti Tanah Air. Survei kali ini berdasarkan 1.031 responden dari seluruh Indonesia yang berlangsung pada bulan Juli hingga Desember 2021.

Pandemi yang telah berlangsung selama 2 tahun membuat masyarakat Indonesia mengubah cara mereka mengkonsumsi dan mencari informasi termasuk di bidang properti. Mereka makin nyaman untuk mencari properti secara online yang ditunjukkan oleh 64% responden. Sementara sekitar 46% responden merasa nyaman dengan melihat properti secara virtual.

Marine mengungkapkan bahwa mereka yang mencari properti secara online secara umum kini makin mengandalkan platform online seperti media sosial, portal properti dan situs perusahaan pengembang. Hasil Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2022 menunjukkan bahwa 73% responden menggunakan media sosial dan 59% responden lainnya menggunakan portal properti untuk mencari rumah.

“Sementara lebih dari setengah total responden sudah tidak mengandalkan platform tradisional seperti surat kabar, majalah, dan radio untuk mencari properti idaman. Hal ini seperti dinyatakan oleh 10% responden untuk surat kabar, dan masing-masing 6% untuk majalah dan radio,” jelas Marine.



Rumah.com sendiri selamai pandemi berlangsung (Maret 2020 - Desember 2021) mengalami pertumbuhan pengunjung hingga 135% dibandingkan periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya.

Marine menjelaskan bahwa situasi pandemi mengakibatkan banyak perusahaan melakukan PHK dan merumahkan karyawannya sehingga menjadi hambatan bagi karyawan untuk mengambil KPR. Hal ini seperti dinyatakan oleh 57% responden, naik 5% dari periode sebelumnya. Sementara 40% responden lainnya tidak mampu mengumpulkan uang muka (DP), naik dari 6% dari periode sebelumnya.

Sementara Winang Budoyo, Chief Economist Bank BTN mengungkapkan, berdasarkan data International Monetary Fund (IMF), ekonomi Indonesia diprediksi akan tumbuh sebesar 5,6% pada 2022. Secara historis, tumbuhnya ekonomi nasional akan diiringi dengan tingginya permintaan rumah sebagai bentuk investasi masyarakat.

"Sepanjang pandemi Covid-19 berlangsung, sektor real estate di Tanah Sir terus menunjukkan kinerja dengan pertumbuhan yang positif secara kontinu. Apalagi dengan hadirnya berbagai stimulus pemerintah sehingga berdampak pada sektor perumahan dan terlihat dari pertumbuhan KPR yang positif dibandingkan kredit lainnya," jelas Winang.

Sepanjang Q4 2021 kredit KPR tumbuh 9,55% sementara kredit perbankan secara umum hanya tumbuh 5,24%. Pada kuartal sebelumnya, kredit KPR tumbuh 9,32% sementara kredit perbankan secara umum hanya tumbuh 2,21%. Bahkan ketika kredit perbankan secara umum turun hingga 3,77% secara kuartalan, kredit KPR masih tumbuh 4,30%.

Menurut, Winang pertumbuhan industri perumahan di tahun 2022 sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal yang memengaruhi kondisi perekonomian nasional. Faktor eksternal tersebut di antaranya adalah tumbuhnya harga komoditas yang makin naik sebagai dampak perang Rusia-Ukraina mendorong adanya investasi dalam bentuk properti.

Baca juga: Profil Dwi Priyatno, Mantan Kapolda Metro Libas Peredaran Narkoba di Diskotek Stadium

"Secara historis, ketika terjadi booming commodity price, maka pembelian properti akan tinggi sebagai cara untuk menyimpan aset," tandas Winang.

Marine menyimpulkan, dari survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2022 dan Rumah.com Property Market Report Q1 2022 menjadikan saat ini saat terbaik untuk mengambil keputusan, apalagi dengan melihat kondisi perekonomian secara keseluruhan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Bisnis Berbasis Pengalaman...
Bisnis Berbasis Pengalaman Kian Diminati, Pengembang Hadirkan Konsep Baru
Respons Pasar Tinggi,...
Respons Pasar Tinggi, Ciputra Group Akselerasi Klaster Baru Citra Homes Halim
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Kolaborasi Dorong Inklusi...
Kolaborasi Dorong Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved