Putin Minta Gas Dibayar Pakai Rubel, Harga Gas di Eropa Loncat 22%

Kamis, 24 Maret 2022 - 08:36 WIB
loading...
Putin Minta Gas Dibayar...
Harga gas di Eropa meroket hingga 22% lebih pascapengumuman Putin yang meminta gas Rusia dibayar menggunakan Rubel. Foto/Ilustrasi/Reuters
A A A
JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir PutinRabu (23/3) memutuskan bahwa ekspor gas dari Rusia ke negara-negara yang "tidak bersahabat" kini harus dibayar menggunakan rubel.

Putin juga menegaskan bahwa Rusia berencana meninggalkan semua mata uang yang dinilai terkompromikan untukpenyelesaian pembayaran. Dia mengatakan, keputusan tidak sah sejumlah negara Barat yang membekukan aset Rusia telah menghancurkan semua kepercayaan terhadap mata uang mereka.

Baca Juga: Putin: Negara Tak Bersahabat Bayar Gas Rusia dengan Rubel

“Saya telah memutuskan untuk menerapkan dalam waktu sesingkat mungkin serangkaian tindakan untuk mengubah pembayaran – ya mari kita mulai dengan ini – untuk gas alam kita yang dipasok ke negara-negara yang disebut tidak bersahabat dalam rubel Rusia, yaitu berhenti menggunakan semua yang dikompromikan mata uang untuk transaksi," tegas Putin seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (24/3/2022).

Dia menambahkan, tidak masuk akal untuk mengirimkan barang-barang Rusia ke Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) dan dibayar dalam dolar dan euro.

Putin memberi bank sentral dan pemerintah waktu seminggu untuk menentukan prosedur operasi untuk membeli rubel di pasar domestik untuk importir gas Rusia. Namun, dia memastikan bahwa Rusia akan terus memasok gas sesuai dengan volume dan prinsip harga kontrak. Hanya mata uang pembayarannya saja yang berubah.

Pengumuman tersebut menyebabkan lonjakan biaya kontrak untuk pasokan gas di hub Eropa TTF, Forbes Rusia mengutip data dari Intercontinental Exchange sebagai indikasi.

Baca Juga: Eropa Terpecah Soal Sanksi Embargo Minyak dan Gas Rusia

Selama perdagangan hari Rabu (23/3), harga gas naik dari 97 euro per megawatt jam (MWh) menjadi sekitar 108,5 euro per 1MWh. Bahkan, setelah pengumuman Putin, harga gas melonjak lagi 10 euro menjadi 118,75 euro per 1MWh, sebelum melandai lagi ke 114 euro per 1MWh.

Bulan lalu, Rusia telah terkena sejumlah sanksi internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya atas operasi militernya di Ukraina. AS, UE, dan sekutunya telah memutus Rusia dari sistem keuangan mereka, membatasi transaksi dolar dan euro, dan membekukan sekitar USD300 miliar cadangan valas negara tersebut di luar negeri.

Namun, pada saat yang sama, Eropa dan sejumlah negara lainnya yang menerapkan sanksi tersebut terus membeli minyak dan gas Rusia. Ketergantungan pada pasokan energi Rusia diakui tidak mungkin dilepas dalam waktu dekat.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Bahlil Buka Suara Soal...
Bahlil Buka Suara Soal Kenaikan Harga LPG 12 Kg: Pemerintah Hanya Jamin Gas Subsidi
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Rekomendasi
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Berita Terkini
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Infografis
Pertemuan Putin dan...
Pertemuan Putin dan Trump Digelar Bulan Ini di Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved