Rupiah di Awal Sesi Tertekan ke Rp14.234/USD Saat Dolar AS Stabil
Rabu, 17 Juni 2020 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Menko Airlangga Bersiap Ekonomi RI Kuartal II/2020 Bakal Negatif )
Di sisi lain Dolar AS membaik terhadap para rivalnya pada perdagangan Rabu, setelah data penjualan ritel AS melompat jauh melebihi harapan pada bulan Mei. Sementara pasar mata uang yang sensitif terhadap risiko masih dibayangi kekhawatiran tentang gelombang kedua infeksi Covid-19.
Indeks dolar berdiri di level 97,003 terhadap enam mata uang utama lainnya, sebelumnya pada Selasa juga meningkat sekitar 0,4%. Euro diperdagangkan pada poisisi 1,12635 terhadap USD untuk masih tertekan setelah kehilangan 0,5% pada hari Selasa, kemarin.
Euri masih berada dalam konsolidasi setelah menyentuh level tiga bulan tertinggi di 1,14225 seminggu yang lalu. Dolar Australia menurun dari 0,4% menjadi 0,6861, tergelincir lebih jauh dari hari Selasa di 0,6977.
Versus Yen Jepang, dolar AS sedikit berubah pada level 107,39, terjebak dalam rentang yang sempit sepanjang minggu ini. Sementara data yang dirilis kemarin, menunjukkan penjualan ritel AS melompat 17,7% bulan lalu.
Di sisi lain Dolar AS membaik terhadap para rivalnya pada perdagangan Rabu, setelah data penjualan ritel AS melompat jauh melebihi harapan pada bulan Mei. Sementara pasar mata uang yang sensitif terhadap risiko masih dibayangi kekhawatiran tentang gelombang kedua infeksi Covid-19.
Indeks dolar berdiri di level 97,003 terhadap enam mata uang utama lainnya, sebelumnya pada Selasa juga meningkat sekitar 0,4%. Euro diperdagangkan pada poisisi 1,12635 terhadap USD untuk masih tertekan setelah kehilangan 0,5% pada hari Selasa, kemarin.
Euri masih berada dalam konsolidasi setelah menyentuh level tiga bulan tertinggi di 1,14225 seminggu yang lalu. Dolar Australia menurun dari 0,4% menjadi 0,6861, tergelincir lebih jauh dari hari Selasa di 0,6977.
Versus Yen Jepang, dolar AS sedikit berubah pada level 107,39, terjebak dalam rentang yang sempit sepanjang minggu ini. Sementara data yang dirilis kemarin, menunjukkan penjualan ritel AS melompat 17,7% bulan lalu.
(akr)
Lihat Juga :