Startup Akuakultur Lokal Delos Dapat Suntikan Dana Tambahan Rp114 Miliar
Kamis, 24 Maret 2022 - 18:24 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini merupakan hambatan besar karena banyak petambak yang tidak memiliki rencana cadangan jika tambak udang mereka tidak menghasilkan keuntungan. Delos menghadirkan AquaBank dengan layanan pendanaan yang dilengkapi dengan penilaian resiko dan kebutuhan yang unik untuk setiap tambak dan pemiliknya.
"Kami berharap AquaBank dapat membantu mereka untuk meraih kesuksesan. AquaHero, AquaLink, dan AquaBank untuk memacu pertumbuhan industri akuakultur dan memulai revolusi biru di Indonesia," kata dia.
Tak hanya bisnis, Delos juga akan mengembangkan sumber daya manusia dalam industri akuakultur dengan mendirikan Delos Maritime Institute (DMI) di Yogyakarta sebagai pusat pelatihan dengan kurikulum kelas dunia dan praktik lapangan untuk menciptakan generasi baru siap kerja di bidang akuakultur sebagai manajer tambak, teknisi, asisten laboratorium maupun petugas lapangan. Selain itu, DMI juga akan menjadi pusat penelitian ilmiah dan teknologi di bidang akuakultur, di antaranya pendeteksian dini dan pencegahan penyakit hewan ternak serta inovasi infrastruktur tambak.
Sebagaimana diketahui, pendanaan tersebut diperoleh dari Centauri Fund ventura kerja sama dengan MDI Ventures dan KB Investment Co., Ltd. dan Alpha JWC Ventures. Pendanaan ini juga diikuti beberapa investor lain, seperti Number Capital, Arise, iSeed SEA, Irvan Kolonas, Alto Partners Multi-Family Office, Mahanusa Capital, Founder Kopi Kenangan James Prananto, dan sejumlah investor lainnya.
Partner Alpha JWC Ventures Eko Kurniadi mengatakan Indonesia adalah eksportir udang terbesar ketiga di dunia. Namun industri ini masih terfragmentasi, dan terus terhambat oleh sistem pengelolaan yang tidak optimal dan ketinggalan zaman, sehingga kualitas hasil panen tambak udang Indonesia selalu berada di bawah standar global. Delos mampu memberikan solusi berbasis data untuk masalah sehari-hari yang dihadapi petambak udang.
"Sejauh ini Delos telah mengoptimalisasikan pengelolaan dan meningkatkan daya guna tambak. Dengan memanfaatkan keahlian dan jaringan para pendiri DELOS, kami percaya perusahaan ini akan menjadi salah satu pemimpin Revolusi Biru di Indonesia," ujarnya.
"Kami berharap AquaBank dapat membantu mereka untuk meraih kesuksesan. AquaHero, AquaLink, dan AquaBank untuk memacu pertumbuhan industri akuakultur dan memulai revolusi biru di Indonesia," kata dia.
Tak hanya bisnis, Delos juga akan mengembangkan sumber daya manusia dalam industri akuakultur dengan mendirikan Delos Maritime Institute (DMI) di Yogyakarta sebagai pusat pelatihan dengan kurikulum kelas dunia dan praktik lapangan untuk menciptakan generasi baru siap kerja di bidang akuakultur sebagai manajer tambak, teknisi, asisten laboratorium maupun petugas lapangan. Selain itu, DMI juga akan menjadi pusat penelitian ilmiah dan teknologi di bidang akuakultur, di antaranya pendeteksian dini dan pencegahan penyakit hewan ternak serta inovasi infrastruktur tambak.
Sebagaimana diketahui, pendanaan tersebut diperoleh dari Centauri Fund ventura kerja sama dengan MDI Ventures dan KB Investment Co., Ltd. dan Alpha JWC Ventures. Pendanaan ini juga diikuti beberapa investor lain, seperti Number Capital, Arise, iSeed SEA, Irvan Kolonas, Alto Partners Multi-Family Office, Mahanusa Capital, Founder Kopi Kenangan James Prananto, dan sejumlah investor lainnya.
Partner Alpha JWC Ventures Eko Kurniadi mengatakan Indonesia adalah eksportir udang terbesar ketiga di dunia. Namun industri ini masih terfragmentasi, dan terus terhambat oleh sistem pengelolaan yang tidak optimal dan ketinggalan zaman, sehingga kualitas hasil panen tambak udang Indonesia selalu berada di bawah standar global. Delos mampu memberikan solusi berbasis data untuk masalah sehari-hari yang dihadapi petambak udang.
"Sejauh ini Delos telah mengoptimalisasikan pengelolaan dan meningkatkan daya guna tambak. Dengan memanfaatkan keahlian dan jaringan para pendiri DELOS, kami percaya perusahaan ini akan menjadi salah satu pemimpin Revolusi Biru di Indonesia," ujarnya.
Lihat Juga :