Rencana Bangun Underpass di Kawasan Puncak, PUPR Terkendala Pembebasan Lahan
Kamis, 24 Maret 2022 - 21:53 WIB
loading...
Kawasan rest area Gunung Mas rencananya akan memiliki underpass. Foto/PUPR
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) telah merampungkan pembangunan rest area baru di kawasan Gunung Mas, Puncak Bogor . Kehadiran rest area tersebut diprediksikan akan membuat simpul kemacetan baru dari kendaraan yang akan masuk ke rest area tersebut.
Baca juga: Pembangunan Kereta AGT dan Kereta Gantung di Jalur Puncak Butuh Rp7,31 Triliun
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah DKI-Jawa Barat Wilan Oktavian mengatakan, pihaknya telah merencanakan untuk pembangunan underpass di wilayah itu.
Nantinya underpass yang dibangun akan menjadi pintu masuk kendaraan yang hendak memasuki rest area Gunung Mas, Puncak Bogor, sehingga dapat mengurai kemacetan yang timbul akibat pembangunan tersebut.
"Nanti di depan rest area ini kalau sudah difungsikan, tentu kalau dari arah bawah kalau mau masuk kan nyebrang ya, kita sudah mengusulkan dan mendesain juga untuk bangun underpass," ujar Wilan dalam konferensi persnya, Kamis (24/3/2022).
Meski demikian, Wilan menjelaskan pembangunan underpass tersebut kemungkinan belum dapat dilakukan tahun ini. Sebab masih terkendala dalam urusan pembebasan lahan.
Baca juga: Pembangunan Kereta AGT dan Kereta Gantung di Jalur Puncak Butuh Rp7,31 Triliun
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah DKI-Jawa Barat Wilan Oktavian mengatakan, pihaknya telah merencanakan untuk pembangunan underpass di wilayah itu.
Nantinya underpass yang dibangun akan menjadi pintu masuk kendaraan yang hendak memasuki rest area Gunung Mas, Puncak Bogor, sehingga dapat mengurai kemacetan yang timbul akibat pembangunan tersebut.
"Nanti di depan rest area ini kalau sudah difungsikan, tentu kalau dari arah bawah kalau mau masuk kan nyebrang ya, kita sudah mengusulkan dan mendesain juga untuk bangun underpass," ujar Wilan dalam konferensi persnya, Kamis (24/3/2022).
Meski demikian, Wilan menjelaskan pembangunan underpass tersebut kemungkinan belum dapat dilakukan tahun ini. Sebab masih terkendala dalam urusan pembebasan lahan.
Lihat Juga :