Digifest, Upaya BI Sulsel Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Potensi Digital
Jum'at, 25 Maret 2022 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, berdasarkan lapangan usaha pendukung, kinerja sektor informasi dan telekomunikasi di Sulsel diperkirakan akan terus meningkat sejalan dengan perkembangan transaksi e-commerce serta perkembangan digitalisasi di sektor kesehatan, transportasi, dan sistem pembayaran.
Pangsa sektor informasi dan komunikasi terhadap keseluruhan PDRB Sulsel juga cukup tinggi, yakni sekitar 8 persen, atau berada di posisi ke-5 setelah sektor pertanian, perdagangan, industri, dan konstruksi.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menyampaikan bahwa pandemi COVID-19 telah mengubah tatanan kehidupan dunia, membawa ketidakpastian, dan berdampak pada perekonomian.
Oleh karena itu, transformasi digital diharapkan bisa meningkatkan inklusivitas, efisiensi, dan transparansi, sehingga bisa mendukung momentum pemulihan ekonomi.
BI Sulsel juga bersinergi dalam rangka mendorong terciptanya transformasi digital. Beberapa program kerja yang telah dilaksanakan antara lain percepatan dan perluasan ETPD (Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah) melalui TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah).
Selanjutnya, elektronifikasi sistem pembayaran dengan menggunakan berbagai kanal pembayaran (termasuk penggunaan QRIS), elektronifikasi pembayaran moda transportasi, digitalisasi UMKM, hingga transformasi penyaluran bansos menjadi nontunai. Berbagai upaya transformasi digital semacam ini terus membutuhkan dukungan semua pihak.
Baca Juga: Indonesia Ajak Negara-negara G20 Kejar Target Net Zero Emission 2060
Pangsa sektor informasi dan komunikasi terhadap keseluruhan PDRB Sulsel juga cukup tinggi, yakni sekitar 8 persen, atau berada di posisi ke-5 setelah sektor pertanian, perdagangan, industri, dan konstruksi.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menyampaikan bahwa pandemi COVID-19 telah mengubah tatanan kehidupan dunia, membawa ketidakpastian, dan berdampak pada perekonomian.
Oleh karena itu, transformasi digital diharapkan bisa meningkatkan inklusivitas, efisiensi, dan transparansi, sehingga bisa mendukung momentum pemulihan ekonomi.
BI Sulsel juga bersinergi dalam rangka mendorong terciptanya transformasi digital. Beberapa program kerja yang telah dilaksanakan antara lain percepatan dan perluasan ETPD (Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah) melalui TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah).
Selanjutnya, elektronifikasi sistem pembayaran dengan menggunakan berbagai kanal pembayaran (termasuk penggunaan QRIS), elektronifikasi pembayaran moda transportasi, digitalisasi UMKM, hingga transformasi penyaluran bansos menjadi nontunai. Berbagai upaya transformasi digital semacam ini terus membutuhkan dukungan semua pihak.
Baca Juga: Indonesia Ajak Negara-negara G20 Kejar Target Net Zero Emission 2060
Lihat Juga :