PLN Bangun 60 SPKLU Ultra Fast Charging di Bali Rp72,84 Miliar
Jum'at, 25 Maret 2022 - 16:05 WIB
loading...
Dirut PLN Darmawan Prasodjo mendampingi Presiden Jokowi meresmikan SPKLU Ultra FaSt Charging di Badung, Bali, Jumat (25/3/2022) FOTO/dok.Humas PLN
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) ultra fast charging pertama untuk mendukung operasional delegasi dalam KTT G20 di Bali.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, nantinya, akan ada 60 SPKLU ultra fast charging di Bali berkapasitas 200 kilo watt (kW) sebagai media pengisian daya 656 unit kendaraan listrik. Untuk membangun SPKLU ini, PLN menggelontorkan investasi senilai Rp72,84 miliar.
Baca Juga: Perbandingan Motor Listrik vs BBM, Siapa Paling Irit?
"Dengan SPKLU ultra fast charging 200 kW tersebut, pengisian daya kendaraan listrik hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit untuk 1 kendaraan," jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (25/3/2022).
Selain SPKLU ultra fast charging, PLN juga membangun 21 unit SPKLU fast charging dan memberikan dukungan dalam penyediaan 150 unit home charging. Di sisi lain, sumber listrik yang digunakan SPKLU ultra fast charging dan home charging telah memiliki sertifikasi energi terbarukan (renewable energy certificate/REC).
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, nantinya, akan ada 60 SPKLU ultra fast charging di Bali berkapasitas 200 kilo watt (kW) sebagai media pengisian daya 656 unit kendaraan listrik. Untuk membangun SPKLU ini, PLN menggelontorkan investasi senilai Rp72,84 miliar.
Baca Juga: Perbandingan Motor Listrik vs BBM, Siapa Paling Irit?
"Dengan SPKLU ultra fast charging 200 kW tersebut, pengisian daya kendaraan listrik hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit untuk 1 kendaraan," jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (25/3/2022).
Selain SPKLU ultra fast charging, PLN juga membangun 21 unit SPKLU fast charging dan memberikan dukungan dalam penyediaan 150 unit home charging. Di sisi lain, sumber listrik yang digunakan SPKLU ultra fast charging dan home charging telah memiliki sertifikasi energi terbarukan (renewable energy certificate/REC).
Lihat Juga :