LBS Urun Dana Target Salurkan Pendanaan Rp40 Miliar untuk 20 UKM, Ini Syarat Penerimanya
Minggu, 27 Maret 2022 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: UKM di Makassar Terancam Gulung Tikar Gegara Kelangkaan Minyak Goreng Curah
Rezza menambahkan, hingga saat ini sekitar 600 UMKM telah masuk ke database LBS Urun Dana dengan total pengajuan lebih dari Rp500 miliar. Adapun bagi UKM yang butuh modal dan ingin mengajukan pinjaman, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.
Selain omzet minimal Rp1 miliar per tahun secara historis, bisnis juga harus sudah berjalan minimal 1-2 tahun dan memiliki minimal 3 outlet di seluruh Indonesia untuk bisnis offline.
Syarat lainya, UKM wajib memiliki pencatatan Laporan Keuangan yang memenuhi standar akuntansi umum, karakter founder/owner bisnis yang kuat dan berpengalaman di bidangnya serta memiliki landasan proyek berupa kontrak, invoice/PO dari pemerintah/BUMN/BUMD/Korporasi untuk skema obligasi/sukuk.
Usaha yang memiliki tren penjualan dan kinerja meningkat di masa pandemi Covid-19 juga akan menjadi nilai tambah.
“Jadi, kami membiayai UKM yang sudah berjalan minimal setahun, punya laporan keuangan, dan punya kejelasan dalam perencanaan bisnis mereka,” pungkasnya.
Rezza menambahkan, hingga saat ini sekitar 600 UMKM telah masuk ke database LBS Urun Dana dengan total pengajuan lebih dari Rp500 miliar. Adapun bagi UKM yang butuh modal dan ingin mengajukan pinjaman, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.
Selain omzet minimal Rp1 miliar per tahun secara historis, bisnis juga harus sudah berjalan minimal 1-2 tahun dan memiliki minimal 3 outlet di seluruh Indonesia untuk bisnis offline.
Syarat lainya, UKM wajib memiliki pencatatan Laporan Keuangan yang memenuhi standar akuntansi umum, karakter founder/owner bisnis yang kuat dan berpengalaman di bidangnya serta memiliki landasan proyek berupa kontrak, invoice/PO dari pemerintah/BUMN/BUMD/Korporasi untuk skema obligasi/sukuk.
Usaha yang memiliki tren penjualan dan kinerja meningkat di masa pandemi Covid-19 juga akan menjadi nilai tambah.
“Jadi, kami membiayai UKM yang sudah berjalan minimal setahun, punya laporan keuangan, dan punya kejelasan dalam perencanaan bisnis mereka,” pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :