Kinerja APBN Membaik, Realisasi Belanja Negara Capai Rp282,7 Triliun
Selasa, 29 Maret 2022 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Adapun realisasi ini digunakan penyaluran subsidi energi dan pembayaran pensiun serta jaminan kesehatan ASN. Secara rinci, belanja barang secara keseluruhan realisasinya sebesar Rp 14 triliun dengan belanja barang sektor kesehatan penanganan Covid-19 turun sedangkan non kesehatan sedikit meningkat.
Di sisi lain, belanja barang penanganan Covid-19 menurun karena kebutuhan vaksin awal tahun sudah mencukupi sedangkan awal tahun lalu pengadaan vaksin sebesar Rp3,6 triliun. Kebutuhan belanja BLU RS Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan, dan Polri lebih rendah.
Selanjutnya, belanja modal terealisasi sebesar Rp8,9 triliun lebih rendah dibanding tahun lalu karena pembayaran proyek yang selesai pada 2020 carry over ke 2021 namun tetap lebih tinggi dari kinerja 2020 dan 2019.
"Belanja modal tahun ini difokuskan untuk menyelesaikan proyek infrastruktur prioritas serta mendukung modernisasi peralatan pertahanan dan keamanan," ucapnya.
Pendanaan peralatan dan mesin sebesar Rp0,4 triliun digunakan modernisasi peralatan di Kementerian Pertahanan dan Polri, pembangunan jalan jaringan dan irigasi sebesar Rp3,9 triliun sedangkan pembangunan gedung dan bangunan sebesar Rp0,6 triliun digunakan gedung di Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Pertahanan.
Di sisi lain, belanja barang penanganan Covid-19 menurun karena kebutuhan vaksin awal tahun sudah mencukupi sedangkan awal tahun lalu pengadaan vaksin sebesar Rp3,6 triliun. Kebutuhan belanja BLU RS Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan, dan Polri lebih rendah.
Selanjutnya, belanja modal terealisasi sebesar Rp8,9 triliun lebih rendah dibanding tahun lalu karena pembayaran proyek yang selesai pada 2020 carry over ke 2021 namun tetap lebih tinggi dari kinerja 2020 dan 2019.
"Belanja modal tahun ini difokuskan untuk menyelesaikan proyek infrastruktur prioritas serta mendukung modernisasi peralatan pertahanan dan keamanan," ucapnya.
Pendanaan peralatan dan mesin sebesar Rp0,4 triliun digunakan modernisasi peralatan di Kementerian Pertahanan dan Polri, pembangunan jalan jaringan dan irigasi sebesar Rp3,9 triliun sedangkan pembangunan gedung dan bangunan sebesar Rp0,6 triliun digunakan gedung di Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Pertahanan.
Lihat Juga :