Wamenparekraf Angela Dorong Generasi Muda Geluti Ekonomi Digital

Rabu, 30 Maret 2022 - 16:02 WIB
loading...
Wamenparekraf Angela...
Wamenparekraf/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo saat memberikan sambutan di acara HIPMI Digital Fest 2022. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) sekaligus Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mendorong generasi muda agar berperan aktif dalam ekonomi digital. Peluang ekonomi digital, tegas dia, perlu dimaksimalkan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Hal itu diungkapkan Angela di acara HIPMI Digital Fest 2022 yang diadakan secara hibrida dan akan berlangsung selama 30-31 Maret 2022, Rabu (30/3/2022).

Baca Juga: Potensi Ekonomi Digital Capai Rp4.500 Triliun, Tapi Pekerjaan Rumah Masih Banyak

Terkait dengan itu, kata dia, kegiatan yang diadakan oleh HIPMI Digital academy tersebut sangatlah relevan dan tepat waktu. Dia mengingatkan, saat ini digitalisasi berperan penting dalam meningkatkan ketahanan pelaku usaha, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan generasi muda di masa pandemi.

"Oleh karena itu, pemahaman mengenai ekonomi digital dan peluangnya perlu kita sebarluaskan agar para pelaku usaha dalam negeri bisa mengambil bagian dari pertumbuhan ekonomi digital ini," kata Angela.

Di era digital saat ini, kata Angela, pelaku usaha perlu mengakrabi permodalan jenis baru seperti fintech, hypertargeting atau marketing yang customized, dan penggunaan analisa big data yang bisa memberikan insight dan prediksi market yang lebih produktif dan efisien. Selain itu, penggunaan internet of things (IoT) untuk mengumpulkan data, cloud dan blockchain technology, NFTs, serta metaverse dan lain sebagainya.

"Teknologi akan terus berkembang, dan dengan semakin berkembangnya teknologi akan semakin murah untuk diakses dan dimanfaatkan. Teknologi tidak akan menjadi berharga kalau manusianya tidak bisa memanfaatkanya dengan maksimal. Oleh karenanya, memasuki era industri 5.0 dimana fokus utama adalah human-centered society berbasis teknologi, kita perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita agar bisa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas kita dan melahirkan inovasi baru untuk memecahkan isu-isu sosial untuk kesejahteraan masyarakat," paparnya.

Kementerian Periwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), lanjut dia, terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan SDM dengan program upskilling, reskilling dan entrepreneurship di sektor parekraf.

Termasuk di dalamnya gerakan nasional bangga buatan indonesia, program onboarding dan pendampingan usaha ke platform digital, secara konsisten kami lakukan, agar membantu para pelaku usaha beradaptasi dengan teknologi dan menjadi siap berkompetisi di era digital.

Karena itu, Angela memastikan Kemenparekraf juga mendukung para pelaku usaha dalam pelatihan manajemen bisnis, khususnya dalam manajemen finansial, akses permodalan serta perlindungan HKI sebagai kendala utama bagi pelaku UMKM.

Baca Juga: Terbesar di Asia Tenggara, Potensi Ekonomi Digital RI Bisa Tembus Rp1.700 Triliun di 2025

"Saya berharap, melalui HIPMI Digital Fest, pelaku usaha, UMKM, dan generasi muda ekonomi kreatif dapat memperkaya wawasan, leadership, dan networking sehingga dapat turut mengambil peluang pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Mari terus berinovasi, beradaptasi dan berkolaborasi. Semoga kita semua bisa menjadi bagian dari penggerak ekonomi Indonesia, peningkatan kesejahteraan masyarakat yang merata dan penciptaan dampak sosial," tutupnya.

Adapun acara acara HIPMI Digital Fest 2022 mengusung tema "Digital Industry from Survival to Revival." HIPMI akan mendapatkan Rekor MuRI oleh Museum Rekor Dunia Indonesia, karena telah mengadakan pelatihan ekonomi digital kepada UMKM dan startup secara hibrida dengan peserta terbanyak.

Sedikitnya ada 30 peserta yang hadir secara langsung dan sebanyak 970 lainnya secara online peserta, sehingga total keseluruhan sebanyak 1.000 peserta.

Acara ini dihadiri juga oleh Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H Maming, Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, Bagas Adhadhirga, Ketua Umum BPP HIPMI Periode 2008-2011 Erwin Aksa.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Menuju Debat Ketiga,...
Menuju Debat Ketiga, Hashtag SjafrieSAfiekalla Menggema di X
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Rekomendasi
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved