Solar Subsidi Langka Digoyang Oplosan, Giliran Wapres Angkat Bicara
Kamis, 31 Maret 2022 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan kelangkaan terjadi karena kuota solar bersubsidi pada 2022 jebol hingga 15,1 juta kiloliter (kl), lebih kecil dibandingkan tahun lalu, sedangkan kebutuhan meningkat akibat perekonomian yang kembali mulai pulih dan ada dugaan penyelewengan di lapangan.
Pertamina telah mendistribusikan solar bersubsidi hingga melebihi 10% dari kuota bulanan yang ditetapkan pemerintah. Untuk mengatasi kelangkaan itu, Pertamina tetap akan mendistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan telah melebihi kuota yang ditetapkan Badan Paengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Baca Juga: Stok Solar Dipastikan Aman, Pertamina: Cukup untuk 23 Hari
Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR, Selasa (29/3/2022), Nicke menduga ada penyelewengan penggunaan solar subsidi oleh industri besar seperti perusahaan tambang hingga sawit. Tak hanya itu, baru-baru ini praktik pengoplosan solar untuk industri terungkap di Sumatera Selatan (Sumsel).
Pertamina telah mendistribusikan solar bersubsidi hingga melebihi 10% dari kuota bulanan yang ditetapkan pemerintah. Untuk mengatasi kelangkaan itu, Pertamina tetap akan mendistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan telah melebihi kuota yang ditetapkan Badan Paengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Baca Juga: Stok Solar Dipastikan Aman, Pertamina: Cukup untuk 23 Hari
Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR, Selasa (29/3/2022), Nicke menduga ada penyelewengan penggunaan solar subsidi oleh industri besar seperti perusahaan tambang hingga sawit. Tak hanya itu, baru-baru ini praktik pengoplosan solar untuk industri terungkap di Sumatera Selatan (Sumsel).
(nng)
Lihat Juga :