Stok Solar Dipastikan Aman, Pertamina: Cukup untuk 23 Hari
Kamis, 31 Maret 2022 - 15:58 WIB
loading...
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menegaskan, ketahanan stok nasional BBM jenis Solar dalam kondisi aman. Saat ini pasokan nasional untuk solar sebanyak lebih dari 1,9 juta kilo liter per hari. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pertamina memastikan stok ketersediaan biosolar saat ini dalam kondisi aman. Bahkan, Pertamina melakukan penambahan pasokan di SPBU meski telah melebihi kuota yang ditetapkan demi kelancaran distribusi ke masyarakat.
Baca Juga: Bebani APBN, Pengamat: Subsidi Solar Juga Perlu Dikurangi
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menegaskan, ketahanan stok nasional BBM jenis Solar dalam kondisi aman. Saat ini pasokan nasional untuk solar sebanyak lebih dari 1,9 juta kilo liter per hari atau mencakup kebutuhan 23 hari.
"Angka ini terus dijaga dan ditingkatkan setiap harinya melalui proses bisnis yang berjalan baik di Pertamina mulai dari produksi minyak mentah di hulu, pengolahan BBM di kilang-kilang Pertamina, sampai memastikan kelancaran dan keamanan distribusi secara nasional," ujar Nicke dalam keterangannya, Kamis (31/3/2022).
Nicke mengatakan, sampai dengan Februari 2022 ini penyaluran Solar Subsidi telah dipenuhi Pertamina hingga mengalami kenaikan sekitar 10%.
Baca Juga: Bebani APBN, Pengamat: Subsidi Solar Juga Perlu Dikurangi
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menegaskan, ketahanan stok nasional BBM jenis Solar dalam kondisi aman. Saat ini pasokan nasional untuk solar sebanyak lebih dari 1,9 juta kilo liter per hari atau mencakup kebutuhan 23 hari.
"Angka ini terus dijaga dan ditingkatkan setiap harinya melalui proses bisnis yang berjalan baik di Pertamina mulai dari produksi minyak mentah di hulu, pengolahan BBM di kilang-kilang Pertamina, sampai memastikan kelancaran dan keamanan distribusi secara nasional," ujar Nicke dalam keterangannya, Kamis (31/3/2022).
Nicke mengatakan, sampai dengan Februari 2022 ini penyaluran Solar Subsidi telah dipenuhi Pertamina hingga mengalami kenaikan sekitar 10%.
Lihat Juga :