Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Minggu, 03 April 2022 - 23:32 WIB
loading...
A
A
A
"Hanya saja, capaian pada Februari 2022 tercatat mengalami penurunan sebesar 23,64 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$87,42 juta," katanya.
Dia membeberkan, lima kelompok komoditas utama yang diimpor pada bulan Februari 2022 yaitu Gula dan Kembang Gula, gandum-ganduman, mesin-mesin pesawat mekanik, olahan makanan hewan dan mesin/peralatan listrik.
Komoditas impor dengan nilai terbesar adalah gula dan kembang gula dengan nilai US$25,65 juta (38,43 persen), gandum-ganduman dengan nilai US$13,34 juta (19,98 persen), dan mesin-mesin/pesawat mekanik dengan nilai sebesar US$5,85 juta (8,77 persen).
Baca Juga: Wakili Presiden RI, Gubernur Sulsel Sematkan Satya Lencana untuk 21 ASN Pemprov Sulsel
Kemudian disusul olahan makanan hewan dengan nilai sebesar US$4,67 juta (7,00 persen) dan mesin/peralatan listrik dengan nilai sebesar US$ 2,69 juta (4,02 %).
"Sebagian besar impor pada bulan Februari 2022 didatangkan dari Thailand, Australia, Tiongkok, Rusia dan Argentina dan untuk pelabuhan yang menjadi tempat bongkar barang impor paling banyak adalah Pelabuhan Makassar dengan nilai US$65,84 juta atau 98,62 persen," pungkasnya.
Dia membeberkan, lima kelompok komoditas utama yang diimpor pada bulan Februari 2022 yaitu Gula dan Kembang Gula, gandum-ganduman, mesin-mesin pesawat mekanik, olahan makanan hewan dan mesin/peralatan listrik.
Komoditas impor dengan nilai terbesar adalah gula dan kembang gula dengan nilai US$25,65 juta (38,43 persen), gandum-ganduman dengan nilai US$13,34 juta (19,98 persen), dan mesin-mesin/pesawat mekanik dengan nilai sebesar US$5,85 juta (8,77 persen).
Baca Juga: Wakili Presiden RI, Gubernur Sulsel Sematkan Satya Lencana untuk 21 ASN Pemprov Sulsel
Kemudian disusul olahan makanan hewan dengan nilai sebesar US$4,67 juta (7,00 persen) dan mesin/peralatan listrik dengan nilai sebesar US$ 2,69 juta (4,02 %).
"Sebagian besar impor pada bulan Februari 2022 didatangkan dari Thailand, Australia, Tiongkok, Rusia dan Argentina dan untuk pelabuhan yang menjadi tempat bongkar barang impor paling banyak adalah Pelabuhan Makassar dengan nilai US$65,84 juta atau 98,62 persen," pungkasnya.
(agn)
Lihat Juga :