Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022

Minggu, 03 April 2022 - 23:32 WIB
loading...
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas ekspor-impor di Sulsel pada bulan Februari tahun 2022 mengalami peningkatan. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Nilai ekspor Sulawesi Selatan pada Februari 2022 tercatat mencapai US$130,6 juta atau sekitar Rp1,87 triliun. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 1,19 persen bila dibandingkan nilai ekspor bulan Januari 2022 yang mencapai US$129,06 juta atau Rp1,85 triliun.

Selain itu, capaian bulan Februari ini juga tercatat mengalami peningkatan sebesar 20,06 persen jika dibandingkan kondisi bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya berkisar US$108,78 juta atau Rp1,56 triliun.

Baca Juga: Industri Terus Tumbuh, Menperin Dorong Perluasan Eskpor

Gubernur Sulawesi Selatan , Andi Sudirman Sulaiman menuturkan, pihaknya terus menggalakkan peningkatan ekspor dengan menghadirkan beberapa fasilitas, seperti layanan ekspor direct flight Makassar dengan tujuan Hongkong dan Singapura, serta layanan ekspor direct call dengan jalur laut Makassar tujuan Shanghai, lanjut ke Busan, dan Tokyo.

“Peningkatan ekspor ini pun sebagai bentuk upaya pemulihan perekonomian. Yang tentunya berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” katanya.

Kepala BPS Sulsel, Suntono menyatakan, ada lima komoditas utama yang diekspor Sulsel pada bulan Februari 2022 yaitu nikel, besi dan baja, biji-bijian berminyak, garam, belerang dan kapur, serta ikan dan udang.

Dari komoditas tersebut, kata dia, nikel merupakan komoditas dengan ekspor terbesar mencapai 60,94 persen dengan nilai US$79,59 setara Rp1,14 triliun. Disusul kelompok komoditas besi dan baja 20,91 persen dengan nilai US$27,3 juta atau setara Rp392 miliar dan komoditas biji-bijian berminyak mencapai 10,11 persen dengan nilai US$13,2 juta atau Rp189 miliar.

"Untuk komoditas garam, belerang dan kapur, ekspornya sebesar 3,09 persen dengan nilai US$4,04 juta atau setara Rp58 miliar, dan komoditas ikan dan udang sebesar 1,81 persen dengan nilai US$2,37 juta setara Rp34 miliar," beber Suntono.

Adapun lima besar negara negara tujuan ekspor Sulsel pada bulan Februari 2022 yaitu Jepang dengan nilai US$82,27 juta (62,99 persen), disusul Tiongkok dengan nilai US$42,68 juta (32,68 persen), Taiwan dengan nilai US$1,5 juta (1,15 persen), Australia dengan nilai US$1,26 juta (0,964 persen) dan Timor Leste dengan nilai US$ 1,25 juta (0,959 persen).

Jika dibandingkan dengan Januari 2022, lanjut Suntono, nilai ekspor ke Jepang naik sebesar 8,58 persen, dan ekspor ke Tiongkok naik sebesar 50,78 persen. Sementara nilai ekspor ke Taiwan turun sebesar 37,42 persen.

Baca Juga: Ekonom Sulsel Apresiasi Sistem Padat Karya Usulan Kajati Sulsel

"Kalau dibandingkan dengan Februari 2021, nilai ekspor ke Jepang dan Tiongkok meningkat masing-masing sebesar 6 persen dan 147,61 persen. Sementara ekspor ke Taiwan dan Australia menurun sebesar 44,17 dan 37,97 persen," jelasnya.

Ekspor Sulsel ini dijalankan dari sejumlah pelabuhan. Sebut saja Pelabuhan Malili dengan nilai sebesar US$79,59 juta (60,94 persen), disusul pelabuhan Makassar dengan nilai sebesar US$ 46,57 juta (35,66 persen), dan Pelabuhan Biringkassi dengan nilai US$ 4,01 juta (3,07 persen).

Di sisi lain, kata Suntono, nilai impor barang yang dibongkar lewat beberapa pelabuhan di Sulsel pada bulan Februari 2022 tercatat mencapai US$ 66,76 Juta. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 21,72 persen bila dibandingkan nilai impor bulan Januari 2022 yang mencapai US$54,85 juta.

"Hanya saja, capaian pada Februari 2022 tercatat mengalami penurunan sebesar 23,64 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$87,42 juta," katanya.

Dia membeberkan, lima kelompok komoditas utama yang diimpor pada bulan Februari 2022 yaitu Gula dan Kembang Gula, gandum-ganduman, mesin-mesin pesawat mekanik, olahan makanan hewan dan mesin/peralatan listrik.

Komoditas impor dengan nilai terbesar adalah gula dan kembang gula dengan nilai US$25,65 juta (38,43 persen), gandum-ganduman dengan nilai US$13,34 juta (19,98 persen), dan mesin-mesin/pesawat mekanik dengan nilai sebesar US$5,85 juta (8,77 persen).

Baca Juga: Wakili Presiden RI, Gubernur Sulsel Sematkan Satya Lencana untuk 21 ASN Pemprov Sulsel

Kemudian disusul olahan makanan hewan dengan nilai sebesar US$4,67 juta (7,00 persen) dan mesin/peralatan listrik dengan nilai sebesar US$ 2,69 juta (4,02 %).

"Sebagian besar impor pada bulan Februari 2022 didatangkan dari Thailand, Australia, Tiongkok, Rusia dan Argentina dan untuk pelabuhan yang menjadi tempat bongkar barang impor paling banyak adalah Pelabuhan Makassar dengan nilai US$65,84 juta atau 98,62 persen," pungkasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Rekomendasi
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Berita Terkini
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved