Ultimatum Eropa, Gazprom Beri Tahu Kliennya Cara Membayar Gas Rusia Pakai Rubel
Minggu, 03 April 2022 - 22:59 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Ekologi Prancis, Barbara Pompili mengatakan, dia tidak melihat permintaan itu sebagai pelanggaran kontrak karena perusahaan masih dapat membayar dengan euro, menurut informasi yang diterima dari Moskow.
Sementara itu Pemerintah Jerman menerangkan, masih meneliti rincian sebelum mengambil keputusan, sementara Denmark mengutuk permintaan dari Moskow.
"Gazprom sebagai perusahaan Rusia, tanpa syarat dan sepenuhnya mematuhi hukum Rusia, yang mulai 1 April hanya menetapkan pembayaran rubel untuk gas yang diekspor ke negara-negara tidak ramah,"" kata perusahaan itu.
"Gazprom adalah mitra yang bertanggung jawab dan bakal terus mengekspor gas ke klien dengan cara yang aman," paparnya.
Di sisi lain pengiriman gas Rusia ke Eropa terus mengalir normal pada hari Jumat, dimana Gazprom menegaskan pihaknya bakal memenuhi semua permintaan dari klien.
Sementara itu Pemerintah Jerman menerangkan, masih meneliti rincian sebelum mengambil keputusan, sementara Denmark mengutuk permintaan dari Moskow.
"Gazprom sebagai perusahaan Rusia, tanpa syarat dan sepenuhnya mematuhi hukum Rusia, yang mulai 1 April hanya menetapkan pembayaran rubel untuk gas yang diekspor ke negara-negara tidak ramah,"" kata perusahaan itu.
"Gazprom adalah mitra yang bertanggung jawab dan bakal terus mengekspor gas ke klien dengan cara yang aman," paparnya.
Di sisi lain pengiriman gas Rusia ke Eropa terus mengalir normal pada hari Jumat, dimana Gazprom menegaskan pihaknya bakal memenuhi semua permintaan dari klien.
Lihat Juga :