PLN Pastikan Seluruh Sistem Kelistrikan di Indonesia Cukup

Kamis, 18 Juni 2020 - 10:37 WIB
loading...
PLN Pastikan Seluruh...
PLN memastikan seluruh sdistem kelistrikan di Indonesia cukup didukung oleh beroperasinya pembangkit listrik dari program 35.000 MW. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) memastikan seluruh sistem kelistrikan di Indonesia dalam kondisi cukup, Ketersediaan pasokan listrik ini didukung oleh beroperasinya pembangkit listrik dari program 35.000 Megawatt (MW).

Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (17/6) lalu, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyampaikan bahwa secara akumulasi program 35.000 MW dan 7.000 MW total yang sudah terealisasi sebesar 14.792,5 MW.

Khusus program 35.000 MW, PLN mencatat progress proyek pembangunan pembangkit yang telah beroperasi mencapai 8.137 MW atau sebesar 23%. Untuk proyek yang telah memasuki tahap konstruksi 63% atau sebesar 18.941 MW sedang dalam proses konstruksi.

"Sebagian besar sudah dalam tahap konstruksi. Proyek yang sudah terkontrak namun belum mulai proses pembangunan mencapai 6.878 MW atau 20%," jelas Zulkifli Zaini.

(Baca Juga: PLN Genjot Pembangunan Saluran Transmisi 150 kV di Kalimantan Barat)

Sementara yang dalam tahap pengadaan sebesar 829 MW atau 2% dan tahap perencanaan sebesar 734 MW atau 2%. Progress tersebut terdiri dari pembangkit yang dibangun oleh PLN dan Produsen Listrik Swasta (Independent Power Producer/IPP).

Secara rinci, PLN telah menyelesaikan pembangkit mencapai 3.488 MW yang telah beroperasi memperkuat sistem kelistrikan. Sedangkan yang masih dalam proses konstruksi sebesar 3.811 MW, sebesar 829 MW dalam tahap pengadaan, dan sebesar 734 MW dalam proses perencanaan.

Kemudian pembangkit listrik milik swasta yang telah beroperasi sebesar 4.649 MW. Sedangkan yang masih dalam proses konstruksi sebesar 15.130 MW dan yang sudah terkontrak namun belum memulai proses pembangunan sebesar 6.878 MW.

"Seluruh proyek dalam program pembangunan ini kami targetkan selesaikan tahun 2025 dengan menyesuaikan demand yang ada," imbuh Zulkifli.

(Baca Juga: PLN Bentuk Direktorat Baru Dorong Pertumbuhan Listrik Saat Pandemi)

Selain itu, PLN juga terus membangun jaringan transmisi dan distribusi guna menyalurkan listrik dari pembangkit ke pelanggan. Hingga akhir kuartal I/2020.

Sejak tahun 2015, total panjang jaringan transmisi yang telah beroperasi mengalami peningkatan sepanjang 259,3 kilometer sirkuit (kms) dari 59.817 kms pada tahun 2019 menjadi 60.076,3 kms. Penambahan kapasitas Gardu Induk sebesar 1.660 Mega Volt Ampere (MVA) dari 148.671 MVA pada tahun 2019 menjadi 150.331 MVA.

Dalam proses pembangunan transmisi, tantangan terbesar yang dihadapi PLN adalah proses pembebasan lahan. Selain itu, adanya pandemi covid-19 juga membuat penyediaan material utama transmisi terhambat.

"Kami terus berkoordinasi dengan stakeholder untuk menyelesaikan masalah lahan tersebut. Kami tidak ingin kendala ini nantinya berdampak pada kondisi pasokan listrik,karena tujuan kami adalah memberikan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat," imbuh Zulkifli.

Sementara di sisi jaringan distribusi, khususnya untuk melistriki wilayah terpencil, tantangannya adalah kondisi geografi dan akses yang sulit membuat pengiriman material menjadi lebih sulit dilakukan. Meskipun demikian, PLN terus berkomitmen untuk melistriki seluruh pelosok nusantara.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Blackout Sumatera Harus...
Blackout Sumatera Harus Jadi Alarm Penguatan Transmisi
Rekomendasi
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved