PLN Genjot Pembangunan Saluran Transmisi 150 kV di Kalimantan Barat
Minggu, 14 Juni 2020 - 07:01 WIB
loading...
Jaringan SUTT 150 kiloVolt (kV) Ketapang–Kendawangan saat ini telah memperoleh Rekomendasi Laik Bertegangan dalam Rangka Pengujian Sistem. Foto/Dok. PLN
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) terus menggenjot pengerjaan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) Ketapang–Kendawangan dan SUTT 150 kV Tayan–Sanggau di Provinsi Kalimantan Barat. PLN membangun infrastruktur guna memperkuat di sisi utara dan selatan Kalimantan Barat itu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna menghindari penyebaran Covid-19.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP Kalbagbar) Rachmad Lubis menyebutkan, saat beroperasi nanti SUTT 150 kV transmisi ini dapat meningkatkan daya sistem dari 428,3 MW ke 445,1 MW.
Saat ini, pembangunan SUTT 150 kV Ketapang-Kendawangan yang berada di sisi selatan Kalimantan Barat telah mendapatkan Rekomendasi Laik Bertegangan dalam Rangka Pengujian Sistem (RLBPS), sebagai tahapan sebelum jaringan transmisi tersebut dapat beroperasi penuh.
SUTT 150 kV Ketapang-Kendawangan 150 kV yang berada di sisi Kalimantan Barat memilki 189 tower, membentang sepanjang 65,73 km melintasi 14 desa, 3 kecamatan, dan 1 kabupaten. Jaringan transmisi ini akan terhubung ke SUTT 150 kV Ketapang-Sukadana melalui Gardu Induk (GI) 150 kV Ketapang yang terlebih dahulu telah selesai dibangun.
"Jaringan SUTT 150 kV Ketapang-Kendawangan 150 kV ini akan selesai lebih dahulu dibandingkan dengan SUTT 150 kV Tayan-Sanggau," tutur Rachmad Lubis dalam siarah pers yang dikutip Minggu (14/6/2020).
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP Kalbagbar) Rachmad Lubis menyebutkan, saat beroperasi nanti SUTT 150 kV transmisi ini dapat meningkatkan daya sistem dari 428,3 MW ke 445,1 MW.
Saat ini, pembangunan SUTT 150 kV Ketapang-Kendawangan yang berada di sisi selatan Kalimantan Barat telah mendapatkan Rekomendasi Laik Bertegangan dalam Rangka Pengujian Sistem (RLBPS), sebagai tahapan sebelum jaringan transmisi tersebut dapat beroperasi penuh.
SUTT 150 kV Ketapang-Kendawangan 150 kV yang berada di sisi Kalimantan Barat memilki 189 tower, membentang sepanjang 65,73 km melintasi 14 desa, 3 kecamatan, dan 1 kabupaten. Jaringan transmisi ini akan terhubung ke SUTT 150 kV Ketapang-Sukadana melalui Gardu Induk (GI) 150 kV Ketapang yang terlebih dahulu telah selesai dibangun.
"Jaringan SUTT 150 kV Ketapang-Kendawangan 150 kV ini akan selesai lebih dahulu dibandingkan dengan SUTT 150 kV Tayan-Sanggau," tutur Rachmad Lubis dalam siarah pers yang dikutip Minggu (14/6/2020).
Lihat Juga :