Antrean Solar Bersubsidi Masih Terjadi, Ini Penyebabnya
Rabu, 06 April 2022 - 08:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Solar Langka, Aktivitas Angkutan Barang dan Orang di Mandailing Natal Terganggu
Faktor lainnya, sambung Sofyano, adalah penetapan kuota penyaluran solar bersubsidi yang kini ditetapkan menjadi kuota per lembaga penyalur, bukan lagi kuota per kabupaten atau per kota. Dengan mekanisme ini, jelas dia, ketika stok solar subsidi di satu SPBU kosong akibat diserbu pembeli, maka badan usaha tidak bisa segera menambah pasokan solar ke SPBU tersebut.
Penyebab terakhir, kata Sofyano, adalah ketidakjelasan peraturan mengenai siapa yang berhak atas solar bersubsidi. Menurut dia, hal ini perlu menjadi perhatian khusus pemerintah.
"Aturan yang sekarang ini sangat abu-abu, sehingga para pengemudi kendaraan jenis dan angkutan apapun merasa berhak atas solar bersubsidi. Ini menjadi masalah di lapangan," tandasnya.
Faktor lainnya, sambung Sofyano, adalah penetapan kuota penyaluran solar bersubsidi yang kini ditetapkan menjadi kuota per lembaga penyalur, bukan lagi kuota per kabupaten atau per kota. Dengan mekanisme ini, jelas dia, ketika stok solar subsidi di satu SPBU kosong akibat diserbu pembeli, maka badan usaha tidak bisa segera menambah pasokan solar ke SPBU tersebut.
Penyebab terakhir, kata Sofyano, adalah ketidakjelasan peraturan mengenai siapa yang berhak atas solar bersubsidi. Menurut dia, hal ini perlu menjadi perhatian khusus pemerintah.
"Aturan yang sekarang ini sangat abu-abu, sehingga para pengemudi kendaraan jenis dan angkutan apapun merasa berhak atas solar bersubsidi. Ini menjadi masalah di lapangan," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :