BLT Minyak Goreng Rp300 Ribu, Ini Penjelasan Terbaru dari Kemenko Perekonomian
Jum'at, 08 April 2022 - 11:38 WIB
loading...
BLT minyak goreng sebesar Rp300.000 per orang akan disalurkan kepada 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Ilustrasi Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (1/4/2022) lalu mengumumkan rencana pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng.
Sekretaris Kementerian koordinator bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso pun menyampaikan beberapa penjelasan terbaru soal program tersebut.
Sebelumnya, dia mengatakan bahwa ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina memicu volatilitas harga komoditas utama dunia, bahkan interim report OECD Maret lalu memperkirakan pertumbuhan ekonomi global berpotensi berkurang 1%, menjadi 3% dari 4%, dan inflasi akan naik 2,5%, dari yang semula 4% menjadi 6,5%.
"Harga komoditas terus meningkat, harga energi dan juga pangan meningkat cukup tinggi terus mengalami tren peningkatan tersebut, dan Indonesia terdampak mau secara langsung maupun tidak langsung," bebernya dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (8/4/2022).
Baca juga: Jokowi Umumkan BLT Minyak Goreng Rp100 Ribu
Menurut dia, hal ini menjadi situasi luar biasa yang dihadapi Indonesia setelah Covid-19 mereda. Seiring kenaikan harga komoditas di tingkat global akibat situasi-situasi tersebut, pemerintah melakukan penyesuaian harga-harga di tingkat domestik dan pemberian subsidi.
Sekretaris Kementerian koordinator bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso pun menyampaikan beberapa penjelasan terbaru soal program tersebut.
Sebelumnya, dia mengatakan bahwa ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina memicu volatilitas harga komoditas utama dunia, bahkan interim report OECD Maret lalu memperkirakan pertumbuhan ekonomi global berpotensi berkurang 1%, menjadi 3% dari 4%, dan inflasi akan naik 2,5%, dari yang semula 4% menjadi 6,5%.
"Harga komoditas terus meningkat, harga energi dan juga pangan meningkat cukup tinggi terus mengalami tren peningkatan tersebut, dan Indonesia terdampak mau secara langsung maupun tidak langsung," bebernya dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (8/4/2022).
Baca juga: Jokowi Umumkan BLT Minyak Goreng Rp100 Ribu
Menurut dia, hal ini menjadi situasi luar biasa yang dihadapi Indonesia setelah Covid-19 mereda. Seiring kenaikan harga komoditas di tingkat global akibat situasi-situasi tersebut, pemerintah melakukan penyesuaian harga-harga di tingkat domestik dan pemberian subsidi.
Lihat Juga :