Harta Miliarder Ukraina Raib Rp138,8 Triliun Sejak Invasi Rusia

Jum'at, 08 April 2022 - 11:33 WIB
loading...
A A A
Seorang perwakilan dari Ferrexpo mengatakan, kepada Forbes bahwa dia tidak "secara aktif melacak keberadaan" Zhevago dan direktur non-eksekutif perusahaan dan tidak "dalam posisi untuk mengungkapkan lokasi mereka."

5. Henadiy Boholyubov

Kekayaan Bersih: USD1,1 miliar
Sumber Kekayaan: Perbankan, Investasi
Kerugian Sejak Invasi: - USD900 juta

Boholyubov mendirikan PrivatBank, bank komersial terbesar di Ukraina dengan modal USD1 juta pada awal 1990-an bersama sesama miliarder Ihor Kolomoyskyy. Pemerintah Ukraina menasionalisasi PrivatBank pada tahun 2016 untuk mencegah keruntuhannya setelah penyelidikan menunjukkan penipuan skala besar.

Kemudian pada Desember 2017, Inggris membekukan lebih dari USD2,5 miliar aset milik Kolomoyskyy dan Boholyubov, berpihak pada PrivatBank dalam gugatan terhadap mantan pemiliknya.

Boholyubov kehilangan sebagian besar kekayaannya dari Privat Group, konglomerat yang memiliki bisnis di pompa bensin serta minyak dan gas, di antara investasi lainnya.

6. Vlad Yatsenko

Kekayaan Bersih: USD1,1 miliar
Sumber Kekayaan: Fintech
Kerugian Sejak Invasi: Belum Diketahui

Yatsenko adalah salah satu pendiri bank digital Revolut yang berbasis di London, yang menjadi perusahaan fintech paling berharga di Inggris ketika mengumpulkan pendanaan USD800 juta dengan valuasi USD33 miliar pada Juli 2021.

Kesepakatan itu juga membuat Yatsenko menjadi miliarder. Warga negara ganda Inggris-Ukraina menjalankan bisnis dengan salah satu pendirinya, Nik Storonsky yang dibesarkan di Rusia tetapi pergi pada usia 20 dan sekarang menjadi warga negara Inggris.

(Ayah Storonsky lahir di Ukraina.) Yatsenko menyebut Vladimir Putin "salah satu pembohong paling kurang ajar dalam sejarah" pada hari pertama invasi 24 Februari, lalau. Revolut juga menyumbangkan USD2 juta kepada Palang Merah Ukraina.

7. Ihor Kolomoyskyy

Kekayaan Bersih: USD1 miliar
Sumber Kekayaan: Perbankan, Investasi
Kerugian Sejak Invasi: - USD800 juta

Selain investasi mereka dalam bahan bakar fosil, Kolomoyskyy dan mitra lamanya Boholyubov memiliki saham di perusahaan-perusahaan sektor industri baja, besi dan bahan kimia, serta bisnis distribusi listrik, pelabuhan laut dan operasi penambangan Bitcoin.

Sebelumnya salah satu oligarki paling pro-Eropa di Ukraina, Kolomoyskyy dilaporkan menghabiskan jutaan dana dan melengkapi batalyon militer secara sukarela untuk membantu menghentikan pasukan Rusia pada tahun 2014.

Dia juga menjabat sebagai gubernur wilayah Dnipro, yang merupakan tanah kelahirannya dari Maret 2014 hingga Maret 2015, ketika dia dipecat oleh presiden Petro Poroshenko saat itu.

Sementara itu Kolomoyskyy sempat dikenai sanksi oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Maret 2021 karena korupsi di bawah pengawasannya di wilayah Dnipro. Lalu Departemen Kehakiman AS mengajukan penyitaan terhadapnya dan Boholyubov pada Januari karena dugaan penipuan dan pencurian dari PrivatBank.

Sekutu Presiden Volodymyr Zelensky — yang acara TV "Servant of the People" pernah ditayangkan di jaringan TV Kolomoyskyy —, Kolomoyskyy jauh lebih tenang sejak Putin menyerbu pada 24 Februari.

Sebuah jet Hawker 800XP yang terkait dengannya, terdaftar di Ukraina dengan nomor ekor UR-PRT, terbang ke Kyiv dari London pada 21 Februari.

Dua kapal pesiar yang diidentifikasi sebagai milik Kolomoyskyy oleh VesselsValue yakni Trident 214 kaki dan Mustique sepanjang 180 kaki, keduanya terdaftar di Kepulauan Cayman. Dimana masing-masing kapal pesiar itu terakhir terlihat di Tivat, Montenegro dan Trogir, Kroasia, pada 4 April. Trident bernilai setidaknya USD55 juta dan Mustique bernilai USD18 juta, menurut VesselsValue.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved