Didukung BNI Xpora, Diaspora Ini Besarkan 3 Bisnis di Hong Kong

Minggu, 10 April 2022 - 10:05 WIB
loading...
Didukung BNI Xpora,...
Beragam produk UMKM Indonesia yang dijual di jaringan toko Surya Market yang dijalankan diaspora Indonesia di Hong Kong. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendukung diaspora Indonesia di Hong Kong yang bisnisnya memasarkan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Tanah Air ke Negeri Mutiara Timur itu.Dukungan tersebut diberikan melalui program Xpora yang menjawab semua kebutuhan layanan jasa perbankan untuk semua bisnis internasional Indonesia.

Salah satu diaspora yang mendapatkan asistensi BNI melalui program Xpora di Hong Kong adalah Alex Chu. Alex adalah generasi kedua pasangan diaspora Indonesia yang telah mendirikan tiga perusahaan keluarga yakni Surya Trading Company Ltd (Surya Trading), Forever Harvest Corporation Limited (Forever Harvest) dan Fast Access Corp Ltd (Fast Access).

Baca Juga: Miliki Keunggulan Internasional, BNI Jawab Kebutuhan Diaspora

Ketiga bisnis ini melakukan operasi bisnis ekspansif dan berdaya saing di Hong Kong. Bahkan, Surya Trading saat ini tercatat telah memiliki 10 toko dengan nama Surya Market yang menjual produk makanan, minuman dengan merek dan produksi buatan Indonesia.Sementara, Forever Harvest merupakan supplier wholesale dari 80 toko rekanan di Hong Kong dan Fast Access menjadi agen pengiriman uang ke Indonesia.

Adapun barang-barang yang diimpor oleh Surya Trading adalah barang kebutuhan sehari-hari, termasuk makanan-minuman produksi UMKM Indonesia. Melalui toko milik sendiri dan toko-toko afiliasi, Surya Trading memiliki target market lebih dari 170.000 pekerja migran Indonesia (PMI) yang ada di Hong Kong.Surya Trading juga mendistribusikan produk-produk dari Indonesia tersebut ke sekitar Hong Kong dan menargetkan penduduk China sesuai dengan kualitas barang yang mereka inginkan.

"Kami sangat berterima kasih terhadap dukungan yang telah BNI berikan kepada kami. Kami akan terus melakukan eksplorasi terkait produk Indonesia yang sekiranya dapat diterima di market Hong Kong," ungkap Alex melalui siaran pers, Minggu (10/4/2022).

BNI Hong Kong memberikan pembiayaan untuk mendukung tumbuh kembang Surya Trading. Melalui BNI Xpora, Surya Trading pun diikutsertakan pada program business matching untuk dapat menambah varian produk UMKM Indonesia dalam penetrasi pasar Hong Kong dan sekitarnya. Beberapa produk dari UMKM binaan BNI Xpora telah diekspor ke Hong Kong antara lain kopi, kripik ubi, kerupuk dan bakso cuanki.

Sementara, kata Alex, bisnis jasa pengiriman uang Fast Access kini telah memiliki 88 sub-agen yang membantu PMI melakukan pengiriman uang. Dia menjelaskan, PMI lebih nyaman untuk dibantu melalui jaringan orang Indonesia juga.

Baca Juga: Petinggi UE kepada Zelensky: Tunjukkan Kami Bukti Pembantaian Bucha Tak Direkayasa

Berkat gaya bisnis kekeluargaan, Fast Accesstelah menggandeng sekitar 30.000 PMI sebagai nasabahnya. Volume kiriman uang rata-rata per bulan tercatat mencapai 70 juta dolar Hong Kong atau setara dengan Rp130 miliar.Saat ini, Fast Access telah menjadi mitra BNI dalam melakukan kiriman uang dari Hong Kong ke Indonesia melalui system API yang aman dan real-time.

DirekturTreasurydan Internasional BNI Henry Panjaitan mengatakan, cerita bisnis keluarga Alex merupakan salah satu dari ribuan diaspora yang terbantu oleh BNI. BNI berhasil menghubungkan diaspora dengan UMKM di Indonesia melalui diaspora loan.

Melalui kemitraan ini, kata dia, BNI mampu memastikan produk-produk lokal masuk ke supermarket di Hong Kong dengan target pasar orang Indonesia sekaligus penduduk lokal. "Kami berharap ini menjadi sebuah kisah inspiratif bagi banyak diaspora sekaligus pelaku UMKM di Indonesia untuk terus menjawab peluang bisnis yang besar di luar negeri," tuturnya.

Henry menambahkan, BNI juga proaktif mengajak perusahaan-perusahaan besar, terutama asal Indonesia, untuk membuka usaha di Hong Kong dan lebih aktif mencari peluang-peluang ekspor produk nasional."Kami biayai ekspor-impornya, di mana, induk perusahaannya dibiayai BNI di Indonesia, kemudian di Hong Kong kita biayai perusahaan trading arm-nya. Inilah pada dasarnya bisnis utama pada BNI Hong Kong," paparnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNI Bukukan Laba Bersih...
BNI Bukukan Laba Bersih Rp5,6 Triliun di Kuartal I-2026
Fundamental Solid, BNI...
Fundamental Solid, BNI Bukukan Laba Bersih Rp20 Triliun Sepanjang 2025
Mendulang Cuan lewat...
Mendulang Cuan lewat Kreatifitas, Produk Inovatif UMKM Binaan IFG Tembus Pasar Global
Bidik Potensi Ekspor...
Bidik Potensi Ekspor Rp110,9 Miliar lewat Trade Expo Indonesia 2025
BNI Raih Dua Penghargaan...
BNI Raih Dua Penghargaan BI Awards 2025, Perkuat Peran dalam Stabilitas Sistem Keuangan Nasional
BNI Xpora Perkuat Kapasitas...
BNI Xpora Perkuat Kapasitas UMKM Gorontalo untuk Naik Kelas dan Menembus Pasar Ekspor
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
Rekomendasi
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved