Sri Mulyani Obral Stimulus dan Insentif Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 18 Juni 2020 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Namun demikian, lanjut Sri Mulyani, pemerintah tidak mungkin melakukan penanganan dampak Covid-19 sendirian. Pemerintah, tegas dia, membutuhkan dukungan serta komitmen yang kuat dari segenap elemen bangsa.
"Serta kontribusi yang juga seharusnya extraordinary, diperlukan dari sisi kebijakan moneter oleh Bank Indonesia. Selain itu, perlu juga dukungan kebijakan sektor keuangan dan perbankan oleh OJK dan LPS," bebernya.
(Infografis: Pertumbuhan Ekonomi RI Anjlok, Jokowi Ajak Tidak Pesimistis)
Dia menambahkan, jika langkah mitigasi dan pemulihan ekonomi pada tahun 2020 itu dapat berjalan secara efektif dan baik, maka momentum pemulihan ekonomi diharapkan juga akan terus berlanjut pada tahun 2021.
"Kesemuanya adalah demi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan perbankan, serta juga sangat menentukan keberhasilan penanganan ekonomi akibat dampak negatif dari wabah Covid-19 ini," tandasnya.
"Serta kontribusi yang juga seharusnya extraordinary, diperlukan dari sisi kebijakan moneter oleh Bank Indonesia. Selain itu, perlu juga dukungan kebijakan sektor keuangan dan perbankan oleh OJK dan LPS," bebernya.
(Infografis: Pertumbuhan Ekonomi RI Anjlok, Jokowi Ajak Tidak Pesimistis)
Dia menambahkan, jika langkah mitigasi dan pemulihan ekonomi pada tahun 2020 itu dapat berjalan secara efektif dan baik, maka momentum pemulihan ekonomi diharapkan juga akan terus berlanjut pada tahun 2021.
"Kesemuanya adalah demi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan perbankan, serta juga sangat menentukan keberhasilan penanganan ekonomi akibat dampak negatif dari wabah Covid-19 ini," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :