Agus Gumiwang Bidik 150 Relokasi Perusahaan Jepang dan AS
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:38 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Agus, ada dua hambatan yang sering dikeluhkan investor yang ingin berinvestasi ke Indonesia yaitu lahan dan ketenagakerjaan. Untuk itu, pemerintah tengah membahas Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) sebagai daya tarik bagi investor.
"Ini semua sudah di address dalam RUU Cipta Kerja. Pihak-pihak industri di luar negeri, mereka mengikuti pembahasan RUU Cipta Kerja. Mereka memang memberikan sinyal menyayangkan ketika ada delay pembahasan RUU Cipta Kerja ini. Kalau untuk market memang RUU Cipta Kerja ini sangat dibutuhkan," jelasnya.
Menperin meyakini Indonesia masih memiliki daya tarik yang kuat bagi negara tujuan utama para investor yang ingin berekspansi. Salah satu keunggulan Indonesia adalah potensi sumber daya manusia yang sangat besar.
"Itu pasti alasan investor-investor masuk ke Indonesia karena market kita yang sangat besar. Pemerintah juga terus berupaya menarik investasi asing dengan sejumlah insentif fiskal dan siap memfasilitasi kawasan industri," ungkapnya.
"Ini semua sudah di address dalam RUU Cipta Kerja. Pihak-pihak industri di luar negeri, mereka mengikuti pembahasan RUU Cipta Kerja. Mereka memang memberikan sinyal menyayangkan ketika ada delay pembahasan RUU Cipta Kerja ini. Kalau untuk market memang RUU Cipta Kerja ini sangat dibutuhkan," jelasnya.
Menperin meyakini Indonesia masih memiliki daya tarik yang kuat bagi negara tujuan utama para investor yang ingin berekspansi. Salah satu keunggulan Indonesia adalah potensi sumber daya manusia yang sangat besar.
"Itu pasti alasan investor-investor masuk ke Indonesia karena market kita yang sangat besar. Pemerintah juga terus berupaya menarik investasi asing dengan sejumlah insentif fiskal dan siap memfasilitasi kawasan industri," ungkapnya.
(bon)
Lihat Juga :