Agus Gumiwang Bidik 150 Relokasi Perusahaan Jepang dan AS
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:38 WIB
loading...
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah membidik sejumlah investasi sektor industri dari perusahaan Jepang dan Amerika Serikat (AS) yang akan merelokasi pabriknya dari China.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, ada sekitar 150 perusahaan yang terdiri dari 40 perusahaan Jepang dan 110 perusahaan AS yang berpotensi keluar dari China.
"Ini merupakan potensi yang harus kita tangkap. Untuk itu, kita perlu bersiap," ujarnya pada diskusi virtual di Jakarta, kamis (18/6/2020).
Agus melanjutkan, pemerintah Jepang lebih tegas memberikan stimulus untuk perusahaan-perusahaan yang merelokasi perusahaannya keluar dari China. Sementara AS meski belum ada kebijakan namun sudah mengarah ke sana. Baca: AS-China Tegang, Mendag Ajak Investor Asing Relokasi Pabrik ke Indonesia
"Untuk itu, Indonesia harus bersiap mengingat kompetitor negara lain di ASEAN juga melakukan upaya yang sama untuk menarik investasi ke negaranya, bahkan lebih. Negara-negara ASEAN pasti akan berlomba untuk menggelar karpet merah untuk menyambut perusahaan dari Jepang dan AS," tuturnya.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, ada sekitar 150 perusahaan yang terdiri dari 40 perusahaan Jepang dan 110 perusahaan AS yang berpotensi keluar dari China.
"Ini merupakan potensi yang harus kita tangkap. Untuk itu, kita perlu bersiap," ujarnya pada diskusi virtual di Jakarta, kamis (18/6/2020).
Agus melanjutkan, pemerintah Jepang lebih tegas memberikan stimulus untuk perusahaan-perusahaan yang merelokasi perusahaannya keluar dari China. Sementara AS meski belum ada kebijakan namun sudah mengarah ke sana. Baca: AS-China Tegang, Mendag Ajak Investor Asing Relokasi Pabrik ke Indonesia
"Untuk itu, Indonesia harus bersiap mengingat kompetitor negara lain di ASEAN juga melakukan upaya yang sama untuk menarik investasi ke negaranya, bahkan lebih. Negara-negara ASEAN pasti akan berlomba untuk menggelar karpet merah untuk menyambut perusahaan dari Jepang dan AS," tuturnya.
Lihat Juga :