Kartu Kredit Tanpa Sentuh Makin Diminati, JCB Jalin Kemitraan dengan Fintech RI
Senin, 11 April 2022 - 16:21 WIB
loading...
Pembayaran nontunai menggunakan kartu kredit tanpa sentuh (contactless) makin diminati sejak pandemi. FOTO/Shutterstock
A
A
A
JAKARTA - Pembayaran nontunai menggunakan kartu kredit tanpa sentuh (contactless) makin diminati sejak pandemi.
Presiden Direktur JCB Indonesia Takumi Takahashi mengatakan selain dimudahkan karena tak perlu membawa uang tunai nasabah juga merasa lebih aman dan nyaman. Sebab itu, pihaknya berkolaborasi dengan fintech memperluas pasar kartu kredit di Indonesia.
"JCB sebagai perusahaan pembayaran global asal Jepang yang konsen dengan perkembangan ekonomi di Asia Tenggara, menilai Indonesia adalah salah satu negara di kawasan ASEAN yang memiliki potensi sangat strategis dengan pertumbuhan transaksi non tunai yang sangat cepat," ujar Takumi Takahashi melalui pernyataannya seperti dikutip, di Jakarta, Senin (11/4/2022).
Baca Juga: Transaksi Pembayaran Gunakan Kartu di Jatim Capai 28,69 Juta
Menurut dia perkembangan transaksi non tunai di kawasan Asia Tenggara sangat potensial dengan populasi dan ekonomi yang terus bertumbuh ditunjang penggunaan kartu kredit yang masih rendah dibandingkan dengan total jumlah penduduk. Untuk memperkuat layanan di kawasan Asia Tenggara, JCB telah mendirikan ASEAN Business Enhancement and Creation Department di Singapura pada Juni 2021.
Melalui ASEAN Business Enhancement and Creation Department, JCB dapat berkolaborasi dengan mitra di Asia Tenggara dan berinvestasi di startup dengan lebih leluasa. Terkait dengan itu, JBS membidik kerja sama dengan fintech Indonesia untuk memfasilitasi transaksi pembayaran non tunai dan berinvestasi di startup.
Presiden Direktur JCB Indonesia Takumi Takahashi mengatakan selain dimudahkan karena tak perlu membawa uang tunai nasabah juga merasa lebih aman dan nyaman. Sebab itu, pihaknya berkolaborasi dengan fintech memperluas pasar kartu kredit di Indonesia.
"JCB sebagai perusahaan pembayaran global asal Jepang yang konsen dengan perkembangan ekonomi di Asia Tenggara, menilai Indonesia adalah salah satu negara di kawasan ASEAN yang memiliki potensi sangat strategis dengan pertumbuhan transaksi non tunai yang sangat cepat," ujar Takumi Takahashi melalui pernyataannya seperti dikutip, di Jakarta, Senin (11/4/2022).
Baca Juga: Transaksi Pembayaran Gunakan Kartu di Jatim Capai 28,69 Juta
Menurut dia perkembangan transaksi non tunai di kawasan Asia Tenggara sangat potensial dengan populasi dan ekonomi yang terus bertumbuh ditunjang penggunaan kartu kredit yang masih rendah dibandingkan dengan total jumlah penduduk. Untuk memperkuat layanan di kawasan Asia Tenggara, JCB telah mendirikan ASEAN Business Enhancement and Creation Department di Singapura pada Juni 2021.
Melalui ASEAN Business Enhancement and Creation Department, JCB dapat berkolaborasi dengan mitra di Asia Tenggara dan berinvestasi di startup dengan lebih leluasa. Terkait dengan itu, JBS membidik kerja sama dengan fintech Indonesia untuk memfasilitasi transaksi pembayaran non tunai dan berinvestasi di startup.
Lihat Juga :