Tantangan Ritel dan Perhotelan di Musim Liburan
Selasa, 12 April 2022 - 12:32 WIB
loading...
A
A
A
"Mobilitas akan berjalan baik, dan itu berbanding lurus dengan tingkat kunjungan ke tempat wisata. Apalagi dengan kebijakan pemerintah yang telah melonggarkan syarat perjalanan dalam negeri dan mengizinkan cuti bersama pada 29 April hingga 4 sampai 6 Mei 2022," ujarnya.
Dia mengakui, pada awal tahun seperti periode kuartal I/2022, okupansi hotel masih rendah karena memasuki masalow seasondan hal ini lumrah terjadi pada hotel komersial. Terlihat, sepanjang 2020 hingga 2021 okupansi hotel turun cukup dalam.
Akan tetapi, kata dia, sejak akhir tahun lalu tingkat okupansi berkejaran karena adanya kelonggaran mobilitas, insentif belanja pemerintah dan karantina mandiri.
"Kemungkinan libur Lebaran pada Mei ini dengan adanya kelonggaran mobilitas dan izin mudik diharapkan okupansi bisa naik kembali," lanjut Maulana.
Perputaran Uang Rp175,26 Triliun
Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai sebanyak Rp175,26 triliun selama periode Ramadhan dan Idulfitri 1443 tahun ini. BI memperkirakan, perputaran uang pada musim liburan Idulfitri bakal lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Dia mengakui, pada awal tahun seperti periode kuartal I/2022, okupansi hotel masih rendah karena memasuki masalow seasondan hal ini lumrah terjadi pada hotel komersial. Terlihat, sepanjang 2020 hingga 2021 okupansi hotel turun cukup dalam.
Akan tetapi, kata dia, sejak akhir tahun lalu tingkat okupansi berkejaran karena adanya kelonggaran mobilitas, insentif belanja pemerintah dan karantina mandiri.
"Kemungkinan libur Lebaran pada Mei ini dengan adanya kelonggaran mobilitas dan izin mudik diharapkan okupansi bisa naik kembali," lanjut Maulana.
Perputaran Uang Rp175,26 Triliun
Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai sebanyak Rp175,26 triliun selama periode Ramadhan dan Idulfitri 1443 tahun ini. BI memperkirakan, perputaran uang pada musim liburan Idulfitri bakal lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Lihat Juga :