Pertamina Bukukan Laba Bersih Rp35,8 Triliun di 2019
Kamis, 18 Juni 2020 - 22:23 WIB
loading...
PT Pertamina (Persero) menuntaskan tahun buku 2019 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp35,8 triliun. Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menuntaskan tahun buku 2019 dengan kinerja keuangan yang dapat dipertahankan baik. Tercatat dalam Laporan Keuangan Tahunan 2019, perolehan laba bersih perseroan sebesar USD2,53 miliar atau setara Rp35,8 triliun. Capaian itu relatif sama dengan perolehan laba bersih pada tahun 2018 yang sebesar USD2,53 miliar atau setara Rp 35,99 triliun pada kurs saat itu.
“Dengan dinamika dan tantangan bisnis selama 2019, kami bersyukur Pertamina dapat menorehkan berbagai pencapaian dan mempertahankan laba bersih stabil, sama dengan tahun sebelumnya,” ujar Fajriyah Usman, VP Corporate Communication Pertamina selepas Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Jakarta, Kamis (18/6/2020).
Selain mengesahkan Laporan Keuangan Pertamina tahun buku 2019 yang telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, Pemegang Saham juga memutuskan setoran dividen tunai sebesar Rp8,5 triliun. Dividen ini meningkat 7% dibandingkan setoran dividen tahun lalu yang sebesar Rp7,95 triliun.
(Baca Juga: Nicke Tetap Jadi Bos Pertamina, Erick Ingatkan Pekerjaan Rumah Harus Selesai)
Menurut Fajriyah, perekonomian sepanjang tahun 2019 masih mengalami tekanan sejalan dengan dinamika global. Beberapa hal yang mempengaruhi kinerja sektor migas seperti nilai ICP yang masih cukup tinggi di level USD62 per barel dan kurs yang cenderung menguat di kisaran Rp14.146. Dengan kondisi tersebut, total pendapatan usaha Pertamina tahun 2019 tercatat sebesar USD54,58 miliar dengan aset USD67,08 miliar.
Pencapaian kinerja keuangan ini juga dipengaruhi oleh sejumlah pencapaian penting yang didukung oleh peningkatan kinerja operasi dan efisiensi dari berbagai inisiatif dan langkah terobosan yang dilakukan untuk mewujudkan pencapaian visi perusahaan menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia.
“Dengan dinamika dan tantangan bisnis selama 2019, kami bersyukur Pertamina dapat menorehkan berbagai pencapaian dan mempertahankan laba bersih stabil, sama dengan tahun sebelumnya,” ujar Fajriyah Usman, VP Corporate Communication Pertamina selepas Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Jakarta, Kamis (18/6/2020).
Selain mengesahkan Laporan Keuangan Pertamina tahun buku 2019 yang telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, Pemegang Saham juga memutuskan setoran dividen tunai sebesar Rp8,5 triliun. Dividen ini meningkat 7% dibandingkan setoran dividen tahun lalu yang sebesar Rp7,95 triliun.
(Baca Juga: Nicke Tetap Jadi Bos Pertamina, Erick Ingatkan Pekerjaan Rumah Harus Selesai)
Menurut Fajriyah, perekonomian sepanjang tahun 2019 masih mengalami tekanan sejalan dengan dinamika global. Beberapa hal yang mempengaruhi kinerja sektor migas seperti nilai ICP yang masih cukup tinggi di level USD62 per barel dan kurs yang cenderung menguat di kisaran Rp14.146. Dengan kondisi tersebut, total pendapatan usaha Pertamina tahun 2019 tercatat sebesar USD54,58 miliar dengan aset USD67,08 miliar.
Pencapaian kinerja keuangan ini juga dipengaruhi oleh sejumlah pencapaian penting yang didukung oleh peningkatan kinerja operasi dan efisiensi dari berbagai inisiatif dan langkah terobosan yang dilakukan untuk mewujudkan pencapaian visi perusahaan menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia.
Lihat Juga :