BRI Life Bukukan Pendapatan Premi Bruto Rp5,68 Triliun di Kuartal III-2024
Selasa, 05 November 2024 - 09:35 WIB
loading...
BRI Life merayakan HUT ke-37 tetap mampu bertahan dan terus berkembang di industri yang kompetitif. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Asuransi BRI Life ( BRI Life ) di usia 37 tahun, mampu bertahan dan terus berkembang di industri yang kompetitif. Hal itu ditandai dengan tingkat pencapaian persistensi polis yang saat ini telah mencapai 18,5 juta polis, serta tingkat APE peringkat kedua sebesar Rp2,45 triliun atau meningkat 0,9% (yoy).
Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto mengatakan ada beberapa langkah strategis yang disepakati dalam upaya pencapaian target usaha di BRI Life, yakni inovasi produk, senantiasa memperhatikan produk yang ditawarkan harus kompetitif di pasar dan sesuai dengan segmen nasabah.
Berikutnya, tenaga pemasar yang memiliki akreditasi untuk dapat meyakinkan kepada nasabah, bahwa produk asuransi merupakan produk keuangan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang.
"Selanjutnya, adalah peran digital yang harus selalu inovatif dan update, melaksanakan employee engagement untuk meningkatkan kinerja karyawan dan terakhir, menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan stakeholder dan pemangku kepentingan," jelas Aris dalam keterangan tertulis, Selasa (5/11/2024).
Baca Juga: Direstui OJK, BRI Life Spin Off Unit Usaha Syariah di 2026
Dia optimistis kesadaran berasuransi di masyarakat akan terus meningkat, sehingga BRI Life perlu terus meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam berasuransi, serta terus berkontribusi secara positif dalam industri ini.
Lebih lanjut, perusahaan akan mengoptimalkan pelayanan terhadap nasabah. Untuk itu diperlukan kolaborasi dan sinergi dengan induk serta anak perusahaan lainnya, guna memperkuat bisnis BRI Life, karena potensi menambah jumlah polis yang sangat besar dapat diraih terutama dari group.
"Dengan sinergi setiap nasabah akan mendapat manfaat yang dibutuhkan dalam proteksi keuangan secara integrated, baik layanan keuangan perbankan seperti kredit, tabungan hingga layanan asuransi yang ada di group BRI," tutur Aris.
Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto mengatakan ada beberapa langkah strategis yang disepakati dalam upaya pencapaian target usaha di BRI Life, yakni inovasi produk, senantiasa memperhatikan produk yang ditawarkan harus kompetitif di pasar dan sesuai dengan segmen nasabah.
Berikutnya, tenaga pemasar yang memiliki akreditasi untuk dapat meyakinkan kepada nasabah, bahwa produk asuransi merupakan produk keuangan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang.
"Selanjutnya, adalah peran digital yang harus selalu inovatif dan update, melaksanakan employee engagement untuk meningkatkan kinerja karyawan dan terakhir, menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan stakeholder dan pemangku kepentingan," jelas Aris dalam keterangan tertulis, Selasa (5/11/2024).
Baca Juga: Direstui OJK, BRI Life Spin Off Unit Usaha Syariah di 2026
Dia optimistis kesadaran berasuransi di masyarakat akan terus meningkat, sehingga BRI Life perlu terus meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam berasuransi, serta terus berkontribusi secara positif dalam industri ini.
Lebih lanjut, perusahaan akan mengoptimalkan pelayanan terhadap nasabah. Untuk itu diperlukan kolaborasi dan sinergi dengan induk serta anak perusahaan lainnya, guna memperkuat bisnis BRI Life, karena potensi menambah jumlah polis yang sangat besar dapat diraih terutama dari group.
"Dengan sinergi setiap nasabah akan mendapat manfaat yang dibutuhkan dalam proteksi keuangan secara integrated, baik layanan keuangan perbankan seperti kredit, tabungan hingga layanan asuransi yang ada di group BRI," tutur Aris.
Lihat Juga :