Hadapi Kenaikan Harga Energi dan Pangan Global, Pemerintah Pertebal Bansos dan Tingkatkan Alokasi KUR

Kamis, 14 April 2022 - 15:59 WIB
loading...
Hadapi Kenaikan Harga...
Menko Airlangga Hartarto mengatakan penguatan sinergi dan koordinasi dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional terus dilakukan oleh pemerintah. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Respons cepat dan sinergi yang baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholders dalam mengendalikan pandemi telah menjadikan Indonesia memiliki landasan ekonomi yang baik dan berhasil tumbuh sebesar 3,69% (yoy) pada tahun 2021. Respons cepat ini kembali memperkuat momentum pemulihan ekonomi nasional sehingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang pemulihan ekonominya telah mencapai tingkat sebelum pandemi .

Penguatan sinergi dan koordinasi dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional terus dilakukan oleh pemerintah, sekaligus sebagai bagian dari upaya mencapai target-target pembangunan yang berkualitas dan inklusif.

Baca juga: Menko Airlangga: Revisi UU PPP Disepakati, Pembentukan Undang-Undang Semakin Efisien

“Income per kapita yang sempat turun, kini bisa kembali ke USD4.350. Sinyal pemulihan juga terlihat dari berbagai index di berbagai daerah,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) DKI Jakarta Tahun 2023 yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (14/04/2022).

Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang bisa kembali ke negara berpendapatan menengah atas. “Beberapa hal terkait dengan PMI juga masih di atas 51,3. Kita juga tahu bahwa selama Covid-19, dana pihak ketiga yaitu dana masyarakat yang disimpan di perbankan mencapai double digit sehingga kapasitas perbankan kita cukup,” tambah Menko Airlangga.

Terkait dengan tantangan global yang terjadi akibat kondisi geopolitik antara Rusia dan Ukraina, Menko Airlangga mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi mendapatkan pemasukan dari ekspor komoditas. Hal ini dikarenakan beberapa harga komoditas terus meningkat seperti batu bara, tembaga, gas alam, CPO, dan nikel. Selain itu, Pemerintah juga tengah memitigasi risiko yang dihadapi akibat kenaikan harga komoditas energi dan pangan yang terjadi akibat kondisi geopolitik tersebut.



Terkait dengan peredaman inflasi, Menko Airlangga mengatakan bahwa pemerintah mendorong agar proses distribusi komoditas bisa berjalan dengan baik dan pemerintah daerah diharapkan turut serta dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengontrol inflasi.

Pemerintah Pusat juga melanjutkan pemberian stimulus ekonomi melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022 dengan alokasi anggaran Rp455,62 triliun untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Program PEN sendiri dibagi dalam bidang kesehatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp122,5 triliun, perlindungan masyarakat sebesar Rp154,8 triliun, dan penguatan pemulihan ekonomi sebesar Rp178,3 triliun.

“Khusus menjelang Ramadhan ini, pemerintah meluncurkan penebalan perlindungan sosial terutama akibat kenaikan minyak goreng, besarnya Rp100.000,00 per bulan dan diberikan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu sebesar Rp300.000. Bantuan itu diberikan kepada lebih dari 20 juta masyarakat. Ditambah dengan BT-PKLWN yang disalurkan kepada 2,5 juta masyarakat. Oleh pemerintah akan segera disalurkan,” tutur Menko Airlangga.

Selanjutnya, Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa digitalisasi daerah diharapkan terus ditingkatkan karena elektronifikasi berkontribusi dalam peningkatan PAD sebesar 11,1% (yoy) (SNKI, Nov 2019) dan terjadi peningkatan PAD rata-rata hingga 14% dari 9 daerah yang mengikuti pilot project program percepatan dan perluasan digital daerah. Terkait reformasi struktural, Menko Airlangga menerangkan bahwa pemerintah terus mendorong implementasi UU Cipta Kerja melalui Online Single Submission.

Baca juga: Lando Norris Dapatkan Ancaman Kematian

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga mengharapkan Provinsi DKI Jakarta yang memiliki fasilitas dan kapasitas fiskal tertinggi secara nasional dapat menarik pertumbuhan ekonomi, terutama di Pulau Jawa. Menko Airlangga juga mengapresiasi kinerja penanganan pandemi Provinsi DKI Jakarta yang baik.

“Kemudian juga secara keseluruhan pemerintah akan melanjutkan program bantuan permodalan yaitu Banpres untuk usaha mikro yang ditargetkan untuk 12,8 juta masyarakat. Pemerintah juga memberikan tambahan subsidi bunga kredit usaha rakyat sebesar 3% yang diperpanjang sampai dengan akhir tahun 2022. Sekali lagi, KUR ini yang di bawah Rp100 juta adalah tanpa jaminan, dan jumlah KUR yang akan disalurkan di tahun ini meningkat 30% dibandingkan tahun lalu,” tutup Menko Airlangga.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
Purbaya Lapor Prabowo,...
Purbaya Lapor Prabowo, Ada 10 Perusahaan Diduga Manipulasi Harga Ekspor CPO
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
PT Invetra Teknologi...
PT Invetra Teknologi Berjangka Hadirkan Platform Trading Forex dan Komoditas Berstandar Global di Indonesia
Hantavirus: Potensi...
Hantavirus: Potensi Pandemi Kecil, Tapi Kewaspadaan Harus Tetap Tinggi
AS Waspada, Blokir Pelancong...
AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
Rekomendasi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Berita Terkini
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Infografis
Hadapi Rusia dan China,...
Hadapi Rusia dan China, NATO Akan Kerahkan Banyak Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved