Saat Ramadhan Harga Jual Gas LPG Nonsubsidi Dinilai Tak Terkendali
Minggu, 17 April 2022 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Padahal dua minggu sebelumnya, harga jual gas LPG non-subsidi ukuran 5,5 kg masih Rp90.000. Harga itu pun sebelumnya telah naik dua kali. Ketika ditanya kenapa Rp100.000, si pedagang menjawab lancar. "Sudah naik lagi".
Sementara untuk gas 12kg harga jual di tingkat konsumen mencapai Rp200 ribu. Selisihnya untuk harga jual wilayah Jawa adalah Rp13.000.
Tak terkendalinya harga jual gas LPG non-subsidi di tingkat pengecer jelas memberatkan masyarakat. Para pedagang dengan seenaknya mematok harga, apalagi di saat Ramadhan dan jelang Lebaran saat ini, karena memang tak ada ketentuan harga jual.
"Kami belum menetapkan toleransi (harga) di level pengecer," kata Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga SH C&T, kepada SINDOnews, Sabtu (16/4/2022).
Menurut Irto, umumnya pangkalan atau pengecer menaikkan karena mungkin ada layanan tambahan seperti antar-pasang. Masalahnya harga Rp100 ribu tadi belum termasuk layanan itu atau yang lainnya.
Masyarakat terpaksa berhadapan dengan harga jual gas LPG non-subsidi yang tak terkendali itu lantaran tempat-tempat terdekat untuk mendapatkannya terbatas. Memang Pertamina menyediakan harga sesuai ketetapan mereka di tempat-tempat yang menjadi agen resmi, seperti SPBU.
Sementara untuk gas 12kg harga jual di tingkat konsumen mencapai Rp200 ribu. Selisihnya untuk harga jual wilayah Jawa adalah Rp13.000.
Tak terkendalinya harga jual gas LPG non-subsidi di tingkat pengecer jelas memberatkan masyarakat. Para pedagang dengan seenaknya mematok harga, apalagi di saat Ramadhan dan jelang Lebaran saat ini, karena memang tak ada ketentuan harga jual.
"Kami belum menetapkan toleransi (harga) di level pengecer," kata Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga SH C&T, kepada SINDOnews, Sabtu (16/4/2022).
Menurut Irto, umumnya pangkalan atau pengecer menaikkan karena mungkin ada layanan tambahan seperti antar-pasang. Masalahnya harga Rp100 ribu tadi belum termasuk layanan itu atau yang lainnya.
Masyarakat terpaksa berhadapan dengan harga jual gas LPG non-subsidi yang tak terkendali itu lantaran tempat-tempat terdekat untuk mendapatkannya terbatas. Memang Pertamina menyediakan harga sesuai ketetapan mereka di tempat-tempat yang menjadi agen resmi, seperti SPBU.
Lihat Juga :