Kinerja Tugure Lebih Baik Dibanding Industri Reasuransi Umum
Senin, 18 April 2022 - 22:06 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun lalu, perseroan mencatatkan premi bruto senilai Rp2,26 triliun dengan lebih dari 50 persen pendapatan tersebut berasal dari bisnis fakultatif di reasuransi umum. Untuk unit bisnis ini, lini bisnis Facultative Financial Risk mencatatkan pertumbuhan hingga 8%.
Lalu Facultative Casualty & Energy meningkat 6%. Sementara lini Facultative Marine & Aviation membukukan premi bruto sebesar 87% dibanding tahun lalu, dan Facultative Property & Engineering membukukan premi bruto sebesar 26% dibanding tahun lalu.
Perseroan meraup premi bruto dari bisnis treaty meningkat 15% dibanding tahun lalu, serta lini reasuransi jiwa menyumbangkan premi bruto sebesar 76% dibanding tahun lalu. Pada akhir 2021, aset perseroan tercatat senilai Rp4,35 triliun dengan total investasi mencapai Rp2,07 triliun. Tingkat solvabilitas (risk based capital/RBC) Tugure pada akhir 2021 mencapai 230%, meningkat dari 226% per 31 Desember 2020.
Adi menjelaskan, capaian positif tersebut tidak terlepas dari upaya perseroan untuk menyeimbangkan portofolio bisnis, khususnya untuk lini reasuransi umum. Tugure mengubah portofolio bisnis, terutama pada asuransi kebakaran atau properti sehingga pada 2021 komposisinya lebih berimbang dibandingkan lini bisnis lainnya.
Lalu Facultative Casualty & Energy meningkat 6%. Sementara lini Facultative Marine & Aviation membukukan premi bruto sebesar 87% dibanding tahun lalu, dan Facultative Property & Engineering membukukan premi bruto sebesar 26% dibanding tahun lalu.
Perseroan meraup premi bruto dari bisnis treaty meningkat 15% dibanding tahun lalu, serta lini reasuransi jiwa menyumbangkan premi bruto sebesar 76% dibanding tahun lalu. Pada akhir 2021, aset perseroan tercatat senilai Rp4,35 triliun dengan total investasi mencapai Rp2,07 triliun. Tingkat solvabilitas (risk based capital/RBC) Tugure pada akhir 2021 mencapai 230%, meningkat dari 226% per 31 Desember 2020.
Adi menjelaskan, capaian positif tersebut tidak terlepas dari upaya perseroan untuk menyeimbangkan portofolio bisnis, khususnya untuk lini reasuransi umum. Tugure mengubah portofolio bisnis, terutama pada asuransi kebakaran atau properti sehingga pada 2021 komposisinya lebih berimbang dibandingkan lini bisnis lainnya.
Lihat Juga :