5 Pengusaha Batubara Terkaya di Indonesia, Nomor 3 Kelahiran Singapura
Selasa, 19 April 2022 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
2. Peter Sondakh
Pemilik perusahaan Rajawali Corpora ini juga dikenal sebagai salah satu pengusaha batubara tajir di Indonesia. Inspirasi bisnisnya ini mungkin menurun dari ayahnya yang merupakan seorang pebisnis juga.
Setelah mendirikan sebuah perusahaan investasi bernama Rajawali Corpora pada 1984, dia memperluas jaringan bisnisnya termasuk pada sektor pertambangan dan perkebunan.
Dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes tahun 2021, Peter Sondakh masuk ke dalam daftar tersebut di posisi ke-20. Kekayaan yang dimilikinya mencapai USD2,15 miliar (sekitar Rp30,75 triliun).
3. Low Tuck Kwong
Low Tuck Kwong merupakan pendiri Bayan Resources, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Pengusaha kelahiran Singapura ini pindah ke Indonesia pada 1972 dan mendirikan PT Jaya Sumpiles Indonesia yang bergerak di sektor konstruksi.
Pada tahun 1988, dia mulai berekspansi ke bisnis batubara dan membeli tambang batubara pertamanya melalui PT Gunungbayan Pratamacoal pada 1997.
Low Tuck Kwong masuk dalam deretan 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes tahun 2021. Dia berada di urutan ke-18 dengan angka kekayaan mencapai USD2,55 miliar (sekitar Rp36,5 triliun).
Pemilik perusahaan Rajawali Corpora ini juga dikenal sebagai salah satu pengusaha batubara tajir di Indonesia. Inspirasi bisnisnya ini mungkin menurun dari ayahnya yang merupakan seorang pebisnis juga.
Setelah mendirikan sebuah perusahaan investasi bernama Rajawali Corpora pada 1984, dia memperluas jaringan bisnisnya termasuk pada sektor pertambangan dan perkebunan.
Dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes tahun 2021, Peter Sondakh masuk ke dalam daftar tersebut di posisi ke-20. Kekayaan yang dimilikinya mencapai USD2,15 miliar (sekitar Rp30,75 triliun).
3. Low Tuck Kwong
Low Tuck Kwong merupakan pendiri Bayan Resources, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Pengusaha kelahiran Singapura ini pindah ke Indonesia pada 1972 dan mendirikan PT Jaya Sumpiles Indonesia yang bergerak di sektor konstruksi.
Pada tahun 1988, dia mulai berekspansi ke bisnis batubara dan membeli tambang batubara pertamanya melalui PT Gunungbayan Pratamacoal pada 1997.
Low Tuck Kwong masuk dalam deretan 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes tahun 2021. Dia berada di urutan ke-18 dengan angka kekayaan mencapai USD2,55 miliar (sekitar Rp36,5 triliun).
Lihat Juga :