5 Pabrik Indomie di Luar Negeri, Tertua di Arab Saudi

Selasa, 19 April 2022 - 16:40 WIB
loading...
5 Pabrik Indomie di...
Mi instan Indomie memiliki lebih dari 10 pabrik di luar negeri. Foto/Instagram @indomie
A A A
JAKARTA - Indomie sebagai merek mi instan asal Indonesia telah menjangkau ratusan negara, bahkan memiliki lebih dari 10 pabrik di luar negeri.

Merujuk laman www.indomie.com, merek mi instan Indomie pertama kali diluncurkan pada 1972. Indomie diproduksi oleh Indofood, pelopor mi instan di Indonesia.

Mengutip Annual Report 2020 PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), divisi Mi Instan ICBP merupakan salah satu produsen mi instan terbesar di dunia.

Melalui akuisisi Pinehill Company Limited (PCL) pada Agustus 2020, divisi ini kini mengoperasikan 30 pabrik mi instan di Indonesia, Malaysia, Afrika, Timur Tengah dan Eropa Tenggara, dengan total kapasitas produksi 29 miliar bungkus per tahun.

Akuisisi bernilai USD2,99 miliar atau hampir Rp43 triliun ini lantas menempatkan ICBP sebagai salah satu produsen mi instan terbesar di dunia dengan pangsa pasar yang kuat secara global.

Diketahui, Indomie saat ini telah hadir di lebih dari 100 negara di antaranya Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat (AS), Kanada, seluruh Asia, Afrika, Eropa, dan negara-negara Timur Tengah.

Baca juga: Rasa Indomie Indonesia dan Eropa Berbeda, Mana yang Lebih Enak?

Bahkan, sejumlah negara tidak lagi mengimpor Indomie lantaran sudah ada pabriknya di dalam negerinya. Di antaranya 5 negara berikut ini:

1. Nigeria
Mengutip indomie.ng, masyarakat Nigeria sangat mengenal dan menyukai Indomie yang sudah hadir di negara di kawasan Afrika itu selama lebih dari 30 tahun.

Awalnya Indomie dikenalkan ke publik Nigeria melalui ekspor yang dilakukan sejak 1988. Selanjutnya pada 1995 membuka pabrik pertamanya di Nigeria di bawah bendera Dufil Prima Foods, usaha patungan Grup Salim dan Tolaram Group dari Singapura.

Pabrik di Nigeria ini menjadi salah satu pabrik Indomie terbesar yang ada di luar negeri dan merupakan pabrik mi instan terbesar di Afrika.

Tiga pabrik yang berlokasi di Ogun State (1996), Port Harcourt (2003) dan Kaduna (2009) menghasilkan lebih dari 8 juta bungkus mi instan per hari.

Sama halnya di Indonesia, Indomie juga menguasai pasar di Nigeria dengan pangsa pasar sekitar 70%. Upaya menggaet konsumen di negara berpopulasi lebih dari 200 juta jiwa atau terbesar di Afrika itu juga dilakukan dengan menghadirkan varian rasa Indomie sesuai selera lokal.

Selain kemasan standar dengan berat sekira 75-80 gram, pabrik di Nigeria juga memproduksi Indomie ukuran Hungry Man Size seberat 180 gram.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Phytochemindo Reksa...
Phytochemindo Reksa Resmikan Pabrik Klapanunggal dan Luncurkan Buku Biografi Wim Kalona
Ekspor Minyak Saudi...
Ekspor Minyak Saudi ke China Jeblok, Diramal Hanya 333.000 Barel per Hari
Aramco Raup Cuan Rp561...
Aramco Raup Cuan Rp561 Triliun! Terungkap Cara Cerdik Saudi Amankan Minyak Tanpa Selat Hormuz
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
Rekomendasi
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Team RS–Telkomsel...
Team RS–Telkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved