5 Pabrik Indomie di Luar Negeri, Tertua di Arab Saudi
Selasa, 19 April 2022 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Anekdot tentang Mendag Lutfi, Indomie, dan Dubes Senegal
2. Arab Saudi
Arab Saudi menjadi salah satu sasaran utama pemasaran Indomie di luar negeri lantaran banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) di sana.
Mi instan Indomie sudah hadir di Arab Saudi sejak 1986 dan kini telah menguasai sekitar 95% pangsa pasar mi instan di wilayah kerajaan tersebut.
Mengutip laman www.indomie.com.sa Indomie memiliki tiga pabrik di Arab Saudi. Dua pabrik memproduksi mi Indomie lokasinya di Jeddah Industrial City dan di Dammam.
Sedangkan pabrik ketiga yang juga berlokasi di Jeddah memproduksi saus dan saus tomat untuk bumbu mi instan.
Pabrik di Jeddah menjadi yang pertama dibangun kembali pada Oktober 1992 dan dibuka pada 1994, serta mengalami empat kali perluasan pada periode antara 1996 dan 2005. Adapun kapasitasnya hingga 2 juta bungkus per hari.
Adapun pabrik di Dammam dibangun pada Juli 2005 dan mengalami perluasan pada April 2007 dan Februari 2012. Pabrik ini memproduksi 4 juta bungkus mi instan per hari.
Selain kemasan bungkus atau disebut juga pillow pack, pabrik di Arab Saudi juga memproduksi Indomie kemasan cup dengan varian rasa sayuran, kari, ayam dan daging sapi.
Sebagai informasi, untuk mengoperasikan pabrik di Saudi Arabia ini, Grup Salim menggandeng Grup Pinehill yang memproduksi dan menjual mi instan dengan merek dagang Indomie di Afrika, Timur Tengah dan Eropa Tenggara melalui perjanjian lisensi.
3. Suriah
Republik Arab Suriah atau Syria merupakan negara yang terletak di benua Asia, tepatnya di Asia Barat.
Pabrik Indomie di Suriah atau Syria didirikan pada 2006 atas kerja sama Grup Salim dengan pengusaha Arab Saudi dan pengusaha lokal.
Mengutip siaran pers Kementerian Luar Negeri di laman kemlu.go.id tanggal 25 Agustus 2019, pabrik Indomie milik perusahaan Salim Wazaran Brinjikji Ltd (Sawab) berlokasi di Adra Industrial City, provinsi Damascus Countryside.
Perusahaan Sawab Ltd telah berdiri sejak 2006 dan tetap beroperasi meskipun Suriah dilanda krisis politik dan keamanan. Sawab Ltd memproduksi Indomie sebagai salah satu produk asal Indonesia yang cukup digemari di Suriah.
Baca juga: Khawatir seperti Suriah, AS Didesak Kerahkan Tentara ke Ukraina
2. Arab Saudi
Arab Saudi menjadi salah satu sasaran utama pemasaran Indomie di luar negeri lantaran banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) di sana.
Mi instan Indomie sudah hadir di Arab Saudi sejak 1986 dan kini telah menguasai sekitar 95% pangsa pasar mi instan di wilayah kerajaan tersebut.
Mengutip laman www.indomie.com.sa Indomie memiliki tiga pabrik di Arab Saudi. Dua pabrik memproduksi mi Indomie lokasinya di Jeddah Industrial City dan di Dammam.
Sedangkan pabrik ketiga yang juga berlokasi di Jeddah memproduksi saus dan saus tomat untuk bumbu mi instan.
Pabrik di Jeddah menjadi yang pertama dibangun kembali pada Oktober 1992 dan dibuka pada 1994, serta mengalami empat kali perluasan pada periode antara 1996 dan 2005. Adapun kapasitasnya hingga 2 juta bungkus per hari.
Adapun pabrik di Dammam dibangun pada Juli 2005 dan mengalami perluasan pada April 2007 dan Februari 2012. Pabrik ini memproduksi 4 juta bungkus mi instan per hari.
Selain kemasan bungkus atau disebut juga pillow pack, pabrik di Arab Saudi juga memproduksi Indomie kemasan cup dengan varian rasa sayuran, kari, ayam dan daging sapi.
Sebagai informasi, untuk mengoperasikan pabrik di Saudi Arabia ini, Grup Salim menggandeng Grup Pinehill yang memproduksi dan menjual mi instan dengan merek dagang Indomie di Afrika, Timur Tengah dan Eropa Tenggara melalui perjanjian lisensi.
3. Suriah
Republik Arab Suriah atau Syria merupakan negara yang terletak di benua Asia, tepatnya di Asia Barat.
Pabrik Indomie di Suriah atau Syria didirikan pada 2006 atas kerja sama Grup Salim dengan pengusaha Arab Saudi dan pengusaha lokal.
Mengutip siaran pers Kementerian Luar Negeri di laman kemlu.go.id tanggal 25 Agustus 2019, pabrik Indomie milik perusahaan Salim Wazaran Brinjikji Ltd (Sawab) berlokasi di Adra Industrial City, provinsi Damascus Countryside.
Perusahaan Sawab Ltd telah berdiri sejak 2006 dan tetap beroperasi meskipun Suriah dilanda krisis politik dan keamanan. Sawab Ltd memproduksi Indomie sebagai salah satu produk asal Indonesia yang cukup digemari di Suriah.
Baca juga: Khawatir seperti Suriah, AS Didesak Kerahkan Tentara ke Ukraina
Lihat Juga :