Pos Indonesia Salurkan STB untuk Rumah Tangga Miskin

Selasa, 19 April 2022 - 21:49 WIB
loading...
Pos Indonesia Salurkan...
Petugas PT Pos Indonesia memasang Set Top Box (STB) di rumah warga.
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyiapkan 3,2 juta Set Top Box (STB) gratis untuk rumah tangga miskin. PT Pos Indonesia ditunjuk untuk mendistribusikan dan menginstalasi kepada rumah tangga miskin.

Dalam tahap pertama program Analog Switch Off (ASO) atau siaran televisi digital, Kominfo menyediakan 87.310 unit dari total 3.202.503 unit kebutuhan STB. Berdasarkan data yang diterima pada Selasa (1/4/2022), pukul 14.30 WIB, dari alokasi 87.310 unit STB telah disalurkan sebanyak 33.849 unit STB.

Penyediaan STB untuk rumah tangga miskin tersebut diatur dalam PP Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran. Pada Pasal 85 ayat (2) disebutkan bahwa Pemerintah dalam membantu penyediaan alat bantu penerimaan siaran (Set-Top-Box/STB) kepada Rumah Tangga Miskin berasal dari komitmen Penyelenggara Multipleksing.

(Baca juga:Pos Indonesia Luncurkan Nomor Halo Pos Baru)

Kebutuhan distribusi dan instalasi STB untuk rumah tangga miskin memerlukan dukungan dari pihak ketiga, dalam hal ini perusahaan layanan Pos.

“PT Pos Indonesia (Persero) dengan pengalaman yang cukup panjang dalam perjalanannya memberikan layanan kepada masyarakat luas dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, memiliki kemampuan untuk melakukan distribusi dan instalasi STB bagi rumah tangga miskin di seluruh wilayah Republik Indonesia. Dengan didukung SDM, sarana serta infrastruktur yang memadai dalam pelaksanaannya,” kata SVP Enterprise Business PT Pos Indonesia Adi Sunanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/4/2022).

Adapun pendistribusian STB kepada rumah tangga miskin oleh Pos Indonesia tersebut meliputi verifikasi dan validasi penerima bantuan, pengiriman, penyerahan, dan instalasi perangkat STB.

(Baca juga:Perluas Market Internasional, Pos Indonesia Luncurkan Pos Migran Indonesia)

Dalam pendistribusian STB, Pos Indonesia juga memastikan penerima bantuan memenuhi kriteria melalui proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan. Kriteria yang dimaksud, yaitu kesesuaian dokumen KTP dan KK dengan penerima bantuan saat pendistribusian STB, memiliki pesawat televisi analog, memastikan STB diterima oleh penerima bantuan yang telah memenuhi kriteria, serta memastikan STB telah tersambung dan diinstalasi pada televisi penerima bantuan.

Dalam proses penyaluran STB kepada rumah tangga miskin dilakukan oleh petugas pengantar dari Pos Indonesia. Salah satunya, William Mairering. Dia merupakan pegawai Kantor Pos Sorong, Papua.

“Saya sehari mengirim 100-200 STB, sekaligus membantu pemasangan. Saya kadang menemui kendala pengantaran di daerah yang tidak terjangkau kendaraan sehingga harus berjalan kaki, proses pencarian alamat juga ada yang tidak sesuai dengan data,” kata William.

(Baca juga:Serang Indonesia, Hacker Pakai Nama Pos Indonesia)

Jerih payah para petugas pengantar dari Kantor Pos tersebut tak sia-sia. Warga penerima bantuan STB sangat berterima kasih.

“Saya senang, bersyukur karena telah diberikan bantuan oleh pemerintah dan Pos Indonesia. Selama ini kami tidak bisa lihat siaran televisi,” ucap penerima bantuan STB, Lea Henderika Kasjok, warga Jalan Tj Rimoni, Kelurahan Klabulu, Sorong, Papua.

Selain menerima STB, Lea juga dibantu oleh petugas Kantor Pos untuk pemasangan STB. “Proses pemasangan alat dibantu oleh petugas Kantor Pos. Mereka datang ke rumah. Mereka sabar dan luar biasa,” tutur Lea.

Lea tak lupa berterima kasih atas bantuan STB dari pemerintah tersebut. “Saya berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, bantuan ini sangat memudahkan kami yang tidak punya televisi kabel. Sekarang kita bisa menonton televisi. Terima kasih,” ucapnya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Lepas Jabatan Direktur...
Lepas Jabatan Direktur Transjakarta, Daud Joseph Didapuk jadi Dirut PT Pos Indonesia
Inacraf 2026, PosIND...
Inacraf 2026, PosIND Siapkan Logistik UMKM Menuju Pasar Nasional dan Global
Data BPS Ungkap Kemiskinan...
Data BPS Ungkap Kemiskinan Menurun di Perkotaan maupun Pedesaan, Intip Angkanya
Kolaborasi BTN dan PosIND,...
Kolaborasi BTN dan PosIND, Perluas Jangkauan Nasabah hingga Wilayah 3T
Penyaluran BLT Kesra,...
Penyaluran BLT Kesra, Pos Indonesia Antarkan ke Lokasi Pengungsian
Melalui PosIND Pemerintah...
Melalui PosIND Pemerintah Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Alam di Pidie Jaya
Mensos Bakal Aktifkan...
Mensos Bakal Aktifkan Lagi PBI JK bagi 106.000 Penderita Penyakit Katastropik
54 Juta Warga Miskin...
54 Juta Warga Miskin Belum Terima PBI JK, Tapi Ada 15 Juta Warga Mampu Justru Menerima
Rekomendasi
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved