Yuk Intip Lebih Besar THR PNS atau Pegawai Swasta?

Rabu, 20 April 2022 - 17:01 WIB
loading...
Yuk Intip Lebih Besar...
Besaran THR PNS dan pegawai swasta ditentukan berdasarkan gaji dan tunjangan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - THR menjadi hal yang paling ditunggu sebelum perayaan Idul Fitri. Untuk pegawai swasta, THR diwajibkan cair maksimal H-7 Lebaran , sedangkan untuk PNS maksimal H-10. Lantas, siapa yang mendapatkan THR paling besar tahun ini?

Baca juga: Sama-sama Kena Pajak, Ini Bedanya THR PNS dan Pegawai Swasta

Untuk diketahui, besaran masing-masing THR untuk PNS dan pegawai swasta juga sudah diatur dalam regulasi yang berlaku. Tentu, jumlahnya berbeda-beda tergantung gaji dan tunjangan.

Dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (20/4/2022), THR untuk PNS memiliki sejumlah komponen, di antaranya gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji, dan 50% tunjangan kinerja per bulan bagi yang mendapatkan. Tunjangan yang melekat pada gaji terdiri dari tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural atau fungsional atau umum.

Untuk PNS, besaran gaji ditentukan berdasarkan golongan masing-masing, dari golongan I hingga IV. Untuk golongan I, gaji pokok terendah adalah Rp1.560.000 dan tertinggi Rp2.686.000. Sedangkan golongan IV, gaji terendahnya Rp3.044.300 dan tertingginya Rp5.901.200.

Tunjangan keluarga terdiri dari tunjangan suami/istri yang nilainya 5% dari gaji pokok dan tunjangan anak 2% (per anak) dari gaji pokok. Tunjangan pangan paling rendah adalah Rp35.000 per hari dan paling tinggi Rp41.000 per hari.

Tunjangan jabatan paling rendah Rp360.000 dan paling tinggi Rp5.500.000. Bagi yang tidak mendapat tunjangan jabatan, berhak mendapat tunjangan umum dengan nilai Rp175.000 hingga Rp190.000.



Dan untuk tunjangan kinerja, nilainya tergantung dari instansi pemerintahan tersendiri. Tunjangan kinerja tertinggi ada di Direktorat Jenderal Pajak dengan nilai Rp5.361.800 untuk jabatan pelaksanan dan Rp99.720.00 untuk jabatan eselon I.

Sedangkan untuk pegawai swasta, komponen THRnya ditetapkan berdasarkan masa kerja pegawai. Untuk pegawai yang sudah memiliki masa kerja 12 bulan atau lebih, THR diberikan 1 bulan upah. Untuk pegawai yang masa kerjanya belum mencapai 12 bulan, diberikan THR secara proporsional dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 dikali 1 bulan upah.

Untuk pekerja lepas, perhitungannya sebagai berikut:

- Pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

-Pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Usut Tuntas Kasus Minyak Goreng

-Bagi pekerja/buruh yang upahnya ditetapkan berdasarkan satuan hasil, maka upah satu bulan dihitung berdasarkan upah rata-rata 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenis Pekerjaan Ini...
Jenis Pekerjaan Ini Tak Termasuk Kategori WFH Tiap Jumat
PLN Catat Lonjakan Penggunaan...
PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025 di Arus Mudik Lebaran
Pegawai Swasta Didorong...
Pegawai Swasta Didorong Ikut WFH Seminggu Sekali, Menaker: Gaji Tetap Dibayar
WFH ASN Berlaku Tiap...
WFH ASN Berlaku Tiap Jumat, Karyawan Swasta Tunggu Edaran Kemnaker
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tipis Usai Lebaran ke Rp2,85 Juta per Gram
BPH Migas: Lebaran 2026,...
BPH Migas: Lebaran 2026, Pasokan BBM Nasional Aman dan Terkendali
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Lebaran Betawi 2026...
Lebaran Betawi 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya
Tak Harus Jumat, WFH...
Tak Harus Jumat, WFH Seminggu Sekali untuk Pegawai Swasta Diserahkan ke Perusahaan Masing-masing
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved