Dalam Tiga Hari, Aliran Modal Asing Kabur dari Indonesia Rp1,09 Triliun

Jum'at, 19 Juni 2020 - 15:34 WIB
loading...
Dalam Tiga Hari, Aliran...
Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar (capital outflow) masih terjadi dalam tiga hari belakangan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar (capital outflow) masih terjadi dalam tiga hari belakangan. Gubernur BI Perry Warjiyo menerangkan, data Bank Indonesia (BI), dalam tiga hari berturut-tnurut capital outflow mencapai Rp1,09 triliun.

“Berdasarkan data transaksi 15 hingga 18 Juni 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp1,09 triliun,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (19/6/2020).

(Baca Juga: Menko Airlangga Tantang Emiten dan BEI Tarik Dana Asing Balik ke RI )

Perry menjelaskan, angka tersebut terdiri dari aliran modal yang keluar atau jual neto di pasar saham sebesar Rp2,15 triliun dan aliran modal yang masuk (inflow) atau beli neto di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp1,06 triliun.

"Bila berdasarkan data setelmen secara year to date (ytd) selama 2020 nonresiden di pasar keuangan domestik masih mengalami outflow atau jual neto senilai Rp142,16 triliun," katanya.

Selain itu, untuk premi CDS (Credit Default Swaps) Indonesia 5 tahun tercatat masih turun ke 124,20 bps per 18 Juni 2020 dari 129,71 bps per 12 Juni 2020. Sedangkan untuk nilai tukar rupiah pada hari ini (19/6) BI mencatat masih dibuka pada level Rp14.020 per dolar AS. Dengan Yield SBN 10 tahun naik di 7,15%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Berita Terkini
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Nasib Apes Uni Eropa,...
Nasib Apes Uni Eropa, Terancam Kehilangan Pasokan AS usai Tinggalkan Gas Rusia
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved