Tak Jadi Disuntik Mati, Garuda Malah Diinjeksi Modal Rp7,5 Triliun
Jum'at, 22 April 2022 - 20:16 WIB
loading...
Garuda Indonesia bakal mendapat suntikan modal Rp7,5 Triliun. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Panitia Kerja (Panja) Penyelamatan Garuda Indonesia Komisi VI DPR RI sepakat adanya pemberian penyertaan modal negara ( PMN ) kepada PT Garuda Indonesia Tbk sebesar Rp7,5 triliun pada 2022.
Baca juga: Didukung Panja Komisi VI, Garuda Tak Jadi Disuntik Mati
Suntikan anggaran ini setelah Panja dan Kementerian BUMN menyepakati pelaksanaan skema penyelamatan bisnis dan keuangan emiten dengan kode saham GIAA ini.
Ketua Panja Penyelamatan Garuda Indonesia Komisi VI, Martin Manurung, menyebut Panja menyetujui adanya pemberian PMN sebesar Rp7,5 triliun kepada Garuda. Anggaran ini bersumber dari cadangan pembiayaan investasi APBN 2022.
Anggaran ini akan diperoleh Garuda bila maskapai penerbangan ini mencapai kesepakatan damai dengan kreditur dalam skema Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan kreditur. Saat ini PKPU tengah berlangsung.
"Panja menyetujui PMN sebesar Rp7,5 triliun dari cadangan pembiayaan investasi APBN yang akan dicairkan jika Garuda mencapai kesepakatan damai dengan kreditur dalam PKPU," ungkap Martin Manurung, Jumat (22/4/2022).
Baca juga: Didukung Panja Komisi VI, Garuda Tak Jadi Disuntik Mati
Suntikan anggaran ini setelah Panja dan Kementerian BUMN menyepakati pelaksanaan skema penyelamatan bisnis dan keuangan emiten dengan kode saham GIAA ini.
Ketua Panja Penyelamatan Garuda Indonesia Komisi VI, Martin Manurung, menyebut Panja menyetujui adanya pemberian PMN sebesar Rp7,5 triliun kepada Garuda. Anggaran ini bersumber dari cadangan pembiayaan investasi APBN 2022.
Anggaran ini akan diperoleh Garuda bila maskapai penerbangan ini mencapai kesepakatan damai dengan kreditur dalam skema Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan kreditur. Saat ini PKPU tengah berlangsung.
"Panja menyetujui PMN sebesar Rp7,5 triliun dari cadangan pembiayaan investasi APBN yang akan dicairkan jika Garuda mencapai kesepakatan damai dengan kreditur dalam PKPU," ungkap Martin Manurung, Jumat (22/4/2022).
Lihat Juga :