Disuntik Modal Rp7,5 Triliun, Punya Utang Rp139 Triliun! Ini Kata Dirut Garuda
Jum'at, 22 April 2022 - 22:15 WIB
loading...
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Irfan Setiaputra. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Irfan Setiaputra memastikan penyertaan modal negara ( PMN ) senilai Rp7,5 triliun yang nantinya disuntik kepada Garuda tidak digunakan untuk membayar utang. Total utang Garuda hingga Desember 2021 mencapai Rp139 triliun.
Baca juga: Panja DPR Kompak Dukung Penyelamatan Garuda, Ini Respons Dirut
Kementerian BUMN dan Panitia Kerja (Panja) Penyelamatan Garuda Indonesia Komisi VI DPR RI menyepakati bahwa pada tahun ini emiten dengan kode saham GIAA akan disuntik PMN Rp7,5 triliun. Irfan menyebut dana segar ini digunakan untuk operasional perusahaan.
"Untuk operasional (bukan untuk bayar utang)," ungkap Irfan saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Jumat (22/4/2022).
Suntikan anggaran ini setelah Panja dan Kementerian BUMN menyepakati pelaksanaan skema penyelamatan bisnis dan keuangan Garuda Indonesia.
Baca juga: Panja DPR Kompak Dukung Penyelamatan Garuda, Ini Respons Dirut
Kementerian BUMN dan Panitia Kerja (Panja) Penyelamatan Garuda Indonesia Komisi VI DPR RI menyepakati bahwa pada tahun ini emiten dengan kode saham GIAA akan disuntik PMN Rp7,5 triliun. Irfan menyebut dana segar ini digunakan untuk operasional perusahaan.
"Untuk operasional (bukan untuk bayar utang)," ungkap Irfan saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Jumat (22/4/2022).
Suntikan anggaran ini setelah Panja dan Kementerian BUMN menyepakati pelaksanaan skema penyelamatan bisnis dan keuangan Garuda Indonesia.
Lihat Juga :