Duh, Gara-Gara Corona Separuh Warga Bekasi Jatuh Miskin

Jum'at, 19 Juni 2020 - 17:23 WIB
loading...
Duh, Gara-Gara Corona...
TPA Bantar Gebang. Foto/SINDOnews
A A A
BEKASI - Pandemi Covid-19 telah meruntuhkan sendi-sendi ekonomi masyarakat dari yang semula masuk kategori ekonomi kelas menengah tiba-tiba jatuh miskin. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau dirumahkan tanpa digaji menjadi alasan meningkatnya kemiskinan di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengungkapkan tingkat kemiskinan di wilayah Bekasi melonjak cukup tajam. Adapun angka tingkat kemiskinan di wilayah Bekasi meningkat tajam dari 3,8% melonjak jadi 50%.

“Kita memiliki 720.000 kartu keluarga (KK) dari sekitar 2,9 juta penduduk hampir 350.000 KK atau sekitar 50% ekonominya terpuruk akibat krisis yang diakibatkan,” kata dia saat kunjungan kerja di Pasar Kranggan, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/6/2020). ( Baca:Dalam Tiga Hari, Aliran Modal Asing Kabur dari Indonesia Rp1,09 Triliun )

Menurut dia untuk mengatasi dampak ekonomi akibat Covid-19 pemerintah daerah telah meberikan bantuan berupa uang tunai, sembako dan alat penunjang protokol kesehatan berupa masker dan handsanitizer. Di samping itu, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus berkoordinasi untuk memperkuat koperasi agar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendapatkan relaksasi pembayaran cicilan.

Pihaknya berharap, transisi menuju tananan normal baru (new normal) ekonomi bisa segera pulih sehingga tingkat kemiskinan di wilayah Bekasi, Jawa Barat, tidak semakin terpuruk. Di sisi lain, penambahan jumlah pasien Covid-19 di Bekasi relatif sudah semakin menurun.

“Rata-rata sehari 10-11 orang teridentifikasi Covid-19 sehinga harus dirawat atau isolasi mandiri,” jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Data BPS Ungkap Kemiskinan...
Data BPS Ungkap Kemiskinan Menurun di Perkotaan maupun Pedesaan, Intip Angkanya
Mengapa Pengeluaran...
Mengapa Pengeluaran di Bawah Rp20.000 per Hari Tergolong Miskin? Ini Penjelasannya
Data Kemiskinan BPS...
Data Kemiskinan BPS Dipoles, Tak Sesuai Kondisi Nyata di Lapangan
Kesenjangan Mencolok...
Kesenjangan Mencolok Data Kemiskinan Milik Pemerintah dan Bank Dunia Disorot Ekonom
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Penduduk Miskin Indonesia...
Penduduk Miskin Indonesia per Maret 2025 Sentuh 23,85 Juta Orang, BPS: Turun 8,74%
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Pedagang Korban Tertabrak...
Pedagang Korban Tertabrak Mobil SPPG di Bekasi Meninggal Dunia
Rekomendasi
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved