MSIN Catat Performa Luar Biasa, Hary Tanoe Apresiasi Kerja Keras Tim
Rabu, 27 April 2022 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
Pendapatan E-sports & Gaming tercatat sebesar Rp5,3 miliar pada kuartal I 2022. Pencapaian ini terutama didorong oleh kinerja monetisasi dalam aplikasi MSIN dari 74 game kasualnya.
Pendapatan E-sports & Gaming diperkirakan akan meningkat lebih lanjut pada tahun 2022, karena perseroan terus berinvestasi dan membangun lini bisnis gaming-nya dengan peluncuran 2 game mobile yang sangat ditunggu, Rapid Fire dan Fight of Legends yang akan diluncurkan pada kuartal II dan kuartal III di tahun ini.
EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp248,2 miliar pada kuartal I 2022, meningkat signifikan sebesar 119% YoY dari Rp113,4 miliar pada kuartal I 2021, yang mewakili peningkatan marjin EBITDA sebesar 27% dari 23% tahun lalu.
Di sisi lain, laba bersih juga mencatatkan pertumbuhan yang kuat sebesar 84% YoY, dari Rp76,5 miliar di kuartal I 2021 menjadi Rp140,3 miliar di kuartal I 2022. Jika dibandingkan dengan angka forecast perseroan pada Q1-2022, EBITDA dan laba bersih keduanya melampaui target perseroan masing-masing sebesar 62% dan 66%.
Laba kotor meningkat sebesar 146% YoY menjadi Rp327,9 miliar pada kuartal I 2022 dari Rp133,4 miliar pada kuartal I 2021, dengan peningkatan marjin laba kotor menjadi 35% dari 27% tahun lalu.
Laba kotor berada di 47% di atas angka forecast perseroan pada kuartal I 2022. Sementara itu, beban langsung pada kuartal I 2022 tumbuh menjadi Rp590,6 miliar, meningkat 70% YoY dari kuartal I 2021 sebesar Rp347,6 miliar, yang sebagian besar dikontribusikan oleh injeksi aset digital baru yaitu RCTI+, Vision+, dan 7 online portal ke dalam perseroan.
Baca juga: Moto Morini X-Cape 650 Kendaraan Adventure dengan Segudang Fitur Canggih
Biaya produksi konten tetap sejalan dengan kuartal sebelumnya. Kemudian, beban G&A tumbuh sebesar 157% YoY menjadi Rp85 miliar pada kuartal I 2022 dari Rp33 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Peningkatan substansial dalam beban G&A terutama disebabkan oleh peningkatan dan penyerapan biaya dari operasi digital MSIN yang baru dikonsolidasikan.
Pendapatan E-sports & Gaming diperkirakan akan meningkat lebih lanjut pada tahun 2022, karena perseroan terus berinvestasi dan membangun lini bisnis gaming-nya dengan peluncuran 2 game mobile yang sangat ditunggu, Rapid Fire dan Fight of Legends yang akan diluncurkan pada kuartal II dan kuartal III di tahun ini.
EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp248,2 miliar pada kuartal I 2022, meningkat signifikan sebesar 119% YoY dari Rp113,4 miliar pada kuartal I 2021, yang mewakili peningkatan marjin EBITDA sebesar 27% dari 23% tahun lalu.
Di sisi lain, laba bersih juga mencatatkan pertumbuhan yang kuat sebesar 84% YoY, dari Rp76,5 miliar di kuartal I 2021 menjadi Rp140,3 miliar di kuartal I 2022. Jika dibandingkan dengan angka forecast perseroan pada Q1-2022, EBITDA dan laba bersih keduanya melampaui target perseroan masing-masing sebesar 62% dan 66%.
Laba kotor meningkat sebesar 146% YoY menjadi Rp327,9 miliar pada kuartal I 2022 dari Rp133,4 miliar pada kuartal I 2021, dengan peningkatan marjin laba kotor menjadi 35% dari 27% tahun lalu.
Laba kotor berada di 47% di atas angka forecast perseroan pada kuartal I 2022. Sementara itu, beban langsung pada kuartal I 2022 tumbuh menjadi Rp590,6 miliar, meningkat 70% YoY dari kuartal I 2021 sebesar Rp347,6 miliar, yang sebagian besar dikontribusikan oleh injeksi aset digital baru yaitu RCTI+, Vision+, dan 7 online portal ke dalam perseroan.
Baca juga: Moto Morini X-Cape 650 Kendaraan Adventure dengan Segudang Fitur Canggih
Biaya produksi konten tetap sejalan dengan kuartal sebelumnya. Kemudian, beban G&A tumbuh sebesar 157% YoY menjadi Rp85 miliar pada kuartal I 2022 dari Rp33 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Peningkatan substansial dalam beban G&A terutama disebabkan oleh peningkatan dan penyerapan biaya dari operasi digital MSIN yang baru dikonsolidasikan.
(uka)
Lihat Juga :