Perang Ukraina Sebabkan Ledakan Harga Terbesar dalam 50 Tahun, Bank Dunia Wanti-wanti

Kamis, 28 April 2022 - 06:57 WIB
loading...
A A A
Harga minyak mentah diperkirakan akan tetap tinggi hingga 2024 dengan ukuran patokan, Brent Crude diproyeksikan rata-rata berada di level USD100 sepanjang tahun ini. Kondisi ini yang akan menyebabkan inflasi tinggi meluas.

Rusia memproduksi sekitar 11% dari minyak dunia, atau terbesar ketiga. Laporan Bank Dunia itu juga menyebutkan, gangguan akibat perang diperkirakan akan memiliki efek negatif yang bertahan lama karena sanksi barat membuat perusahaan asing pergi dan akses ke teknologi berkurang.

Rusia saat ini menyediakan 40% gas Uni Eropa (UE) dan 27% minyaknya, tetapi pemerintah Eropa bergerak untuk menyapih negara mereka dari pasokan dari Rusia. Situasi ini mendorong harga global dengan menciptakan lebih banyak permintaan untuk pasokan dari tempat lain.

Harga Gandum Sentuh Rekor

Prospek komoditas Bank Dunia juga memperingatkan banyak harga bahan makanan akan mengalami kenaikan tajam. Indeks harga pangan PBB sudah menunjukkan bahwa mereka berada di level tertinggi sejak pencatatan dimulai 60 tahun lalu.

Gandum diperkirakan meningkat 42,7% dan mencapai rekor baru dalam dolar. Kenaikan penting lainnya adalah 33,3% untuk barley, 20% untuk kedelai dan 29,8% untuk minyak dan 41,8% untuk ayam. Peningkatan ini mencerminkan fakta bahwa ekspor dari Ukraina dan Rusia telah turun drastis.

Baca Juga: India Turun Tangan Atasi Krisis Pangan Global Efek Perang Rusia Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Rekomendasi
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Trump Tak Khianati Ukraina...
Trump Tak Khianati Ukraina dalam Perang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved