Acset Bukukan Pendapatan Bersih Rp477 Miliar di Kuartal I 2020
Sabtu, 25 April 2020 - 00:49 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai responnya, Acset senantiasa berhati-hati dan menetapkan skala prioritas dalam setiap keputusan bisnis yang akan diambil. Untuk proyek yang sedang berjalan, Acset telah mengikuti dan mengimplementasikan secara ketat prosedur-prosedur kesehatan yang dilandaskan pada Instruksi Menteri (Inmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
Terlepas dari kondisi global yang kurang kondusif, di tahun 2020, Acset masih tetap berusaha untuk mendapatkan kontrak baru dengan target realistis dan sesuai dengan kapabilitas Perusahaan. "Hal ini merupakan salah satu wujud penerapan prinsip kehati-hatian yang Acset lakukan," terang Corporate Communication Acset, Maria Cesilia Hapsari, Jumat (24/4/2020).
Selain itu, prinsip kehati-hatian juga tercermin melalui dua strategi utama yang diterapkan Perusahaan pada masa ini, yakni diversifikasi usaha dan pembentukan aliansi strategis, baik di dalam maupun di luar jaringan Grup Astra.
Diversifikasi usaha tidak berarti Acset meninggalkan kompetensi utamanya pada bidang fondasi, struktur dan infrastruktur, namun perusahaan akan memanfaatkan keahliannya untuk masuk pada pekerjaan yang membutuhkan kecakapan khusus--fondasi lebih dalam, gedung lebih tinggi dan infrastruktur yang lebih kompleks--sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi stakeholders.
Pekerjaan kelautan (marine works) melalui cement-deep mixing (CDM) barge--Acset Sea I di Pelabuhan Patimban merupakan wujud nyata dari diversifikasi yang Acset lakukan. Ke depannya, Acset akan terus berupaya untuk dapat meningkatkan kinerja Perusahaan dalam rangka menjaga kepercayaan stakeholders serta mewujudkan misi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Terlepas dari kondisi global yang kurang kondusif, di tahun 2020, Acset masih tetap berusaha untuk mendapatkan kontrak baru dengan target realistis dan sesuai dengan kapabilitas Perusahaan. "Hal ini merupakan salah satu wujud penerapan prinsip kehati-hatian yang Acset lakukan," terang Corporate Communication Acset, Maria Cesilia Hapsari, Jumat (24/4/2020).
Selain itu, prinsip kehati-hatian juga tercermin melalui dua strategi utama yang diterapkan Perusahaan pada masa ini, yakni diversifikasi usaha dan pembentukan aliansi strategis, baik di dalam maupun di luar jaringan Grup Astra.
Diversifikasi usaha tidak berarti Acset meninggalkan kompetensi utamanya pada bidang fondasi, struktur dan infrastruktur, namun perusahaan akan memanfaatkan keahliannya untuk masuk pada pekerjaan yang membutuhkan kecakapan khusus--fondasi lebih dalam, gedung lebih tinggi dan infrastruktur yang lebih kompleks--sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi stakeholders.
Pekerjaan kelautan (marine works) melalui cement-deep mixing (CDM) barge--Acset Sea I di Pelabuhan Patimban merupakan wujud nyata dari diversifikasi yang Acset lakukan. Ke depannya, Acset akan terus berupaya untuk dapat meningkatkan kinerja Perusahaan dalam rangka menjaga kepercayaan stakeholders serta mewujudkan misi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
(bon)
Lihat Juga :