Membongkar Siasat Uni Eropa dalam Mencari Pengganti Gas Rusia
Kamis, 05 Mei 2022 - 19:22 WIB
loading...
A
A
A
Rencana Uni Eropa untuk meningkatkan impor LNG sebesar 50 miliar meter kubik dan meningkatkan pengiriman gas pipa dari negara-negara selain Rusia sebesar 10 miliar meter kubik membutuhkan aturan baru dengan pemasok tradisional dan memperluas perdagangan ke pemasok baru yang muncul, menurut dokumen itu.
Langkah-langkah utama yang disiapkan termasuk menerapkan perjanjian dengan Amerika Serikat (AS) dalam pengiriman 15 miliar meter kubik LNG tambahan pada tahun 2022 dan sekitar 50 miliar meter kubik per tahun hingga 2030. Target lainnya adalah menandatangani nota kesepahaman trilateral dengan Mesir dan Israel untuk meningkatkan pasokan LNG ke Eropa pada musim panas tahun ini.
Blok Eropa juga berencana mendukung penggandaan kapasitas Koridor Gas Selatan, yang membawa gas dari Azerbaijan, menjadi 20 miliar meter kubik per tahun. Dan sementara kelompok kerja dengan Kanada telah ditetapkan untuk melihat peningkatan pengiriman gas di tahun-tahun mendatang, lalu Jepang dan Korea Selatan telah mengalihkan sejumlah kargo LNG ke Eropa.
"Qatar siap memfasilitasi pertukaran dengan negara-negara Asia," kata komisi itu dalam rancangan strategi.
"Dalam hal gas pipa, Norwegia telah meningkatkan pengirimannya ke Eropa, lalu Aljazair dan Azerbaijan telah mengindikasikan kesediaan mereka untuk melakukannya," lanjutnya.
Baca Juga: Uni Eropa Terpecah Soal Bagaimana Menjauh dari Energi Rusia
Langkah-langkah utama yang disiapkan termasuk menerapkan perjanjian dengan Amerika Serikat (AS) dalam pengiriman 15 miliar meter kubik LNG tambahan pada tahun 2022 dan sekitar 50 miliar meter kubik per tahun hingga 2030. Target lainnya adalah menandatangani nota kesepahaman trilateral dengan Mesir dan Israel untuk meningkatkan pasokan LNG ke Eropa pada musim panas tahun ini.
Blok Eropa juga berencana mendukung penggandaan kapasitas Koridor Gas Selatan, yang membawa gas dari Azerbaijan, menjadi 20 miliar meter kubik per tahun. Dan sementara kelompok kerja dengan Kanada telah ditetapkan untuk melihat peningkatan pengiriman gas di tahun-tahun mendatang, lalu Jepang dan Korea Selatan telah mengalihkan sejumlah kargo LNG ke Eropa.
"Qatar siap memfasilitasi pertukaran dengan negara-negara Asia," kata komisi itu dalam rancangan strategi.
"Dalam hal gas pipa, Norwegia telah meningkatkan pengirimannya ke Eropa, lalu Aljazair dan Azerbaijan telah mengindikasikan kesediaan mereka untuk melakukannya," lanjutnya.
Baca Juga: Uni Eropa Terpecah Soal Bagaimana Menjauh dari Energi Rusia
Lihat Juga :