Harga Minyak Koreksi Usai OPEC dan Sekutu Umumkan Kenaikan Target Produksi di Juni
Jum'at, 06 Mei 2022 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
Mereka tampak mengabaikan seruan negara-negara Barat untuk mempercepat produksi agar dapat mengisi kekosongan stok di tingkat global.
Pertemuan OPEC+ hari Kamis (5/5) lalu diadakan di tengah melonjaknya harga minyak yang sempat mencapai level tertinggi sejak 2008 di level lebih dari USD139 per barel pada Maret lalu. Forum ini juga terjadi sehari setelah Uni Eropa mengusulkan embargo bertahap terhadap minyak Rusia.
Dua sumber yang hadir pada pertemuan itu mengatakan para delegasi negara anggota OPEC sepenuhnya menghindari bahasan seputar sanksi terhadap Rusia dan mengakhiri pembicaraan dalam waktu hampir 15 menit.
Embargo minyak dari Rusia kemungkinan akan membuat Kremlin mengalihkan pipanya ke Asia dan memangkas produksi secara tajam.
Sedangkan Eropa dinilai akan bersaing untuk mendapatkan sisa pasokan yang tersedia. Kedua faktor tersebut kemungkinan akan mendukung kenaikan harga minyak mentah.
“OPEC+ melihat hal ini sebagai masalah yang dibuat oleh Barat sendiri dan bukan masalah pasokan mendasar yang harus ditanggapi,” kata Callum Macpherson dari Investec.
Baca juga: UE Bakal Lebih Mudah Menemukan Pemasok Minyak Baru, Tapi Tidak dengan Gas Rusia
Pertemuan OPEC+ hari Kamis (5/5) lalu diadakan di tengah melonjaknya harga minyak yang sempat mencapai level tertinggi sejak 2008 di level lebih dari USD139 per barel pada Maret lalu. Forum ini juga terjadi sehari setelah Uni Eropa mengusulkan embargo bertahap terhadap minyak Rusia.
Dua sumber yang hadir pada pertemuan itu mengatakan para delegasi negara anggota OPEC sepenuhnya menghindari bahasan seputar sanksi terhadap Rusia dan mengakhiri pembicaraan dalam waktu hampir 15 menit.
Embargo minyak dari Rusia kemungkinan akan membuat Kremlin mengalihkan pipanya ke Asia dan memangkas produksi secara tajam.
Sedangkan Eropa dinilai akan bersaing untuk mendapatkan sisa pasokan yang tersedia. Kedua faktor tersebut kemungkinan akan mendukung kenaikan harga minyak mentah.
“OPEC+ melihat hal ini sebagai masalah yang dibuat oleh Barat sendiri dan bukan masalah pasokan mendasar yang harus ditanggapi,” kata Callum Macpherson dari Investec.
Baca juga: UE Bakal Lebih Mudah Menemukan Pemasok Minyak Baru, Tapi Tidak dengan Gas Rusia
Lihat Juga :