Indeks Harga Pangan Dunia Mulai Turun, FAO: Kabar Baik di Tengah Lonjakan Inflasi
Jum'at, 06 Mei 2022 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Krisis Pangan Hantui Dunia, AS-Rusia Terlibat Debat Panas di PBB
FAO Vegetable Oil Price Index, yang mengukur harga minyak nabati global, turun 5,7% mencapai 237,5 poin pada April, terdiri dari harga minyak sawit, minyak biji bunga matahari, dan minyak kedelai. Sementara harga minyak lobak dan minyak rapeseed masih tetap tinggi ditopang oleh ketatnya pasokan global.
FAO Dairy Price Index, yang mengukur harga susu dan produk olahannya (dairy) naik 0,9%, disebabkan rendahnya produksi susu di Eropa Barat dan wilayah Oseania. Persediaan yang rendah membuat harga susu bubuk skim dan keju terdongkrak, tetapi harga susu murni turun akibat lemahnya permintaan di China.
FAO Meat Price Index yang mengukur harga daging meningkat 2,2%, yang berasal dari kenaikan harga daging unggas, babi, dan sapi dunia. Harga daging babi meningkat secara moderat dipicu volume ekspor yang tinggi.
FAO Vegetable Oil Price Index, yang mengukur harga minyak nabati global, turun 5,7% mencapai 237,5 poin pada April, terdiri dari harga minyak sawit, minyak biji bunga matahari, dan minyak kedelai. Sementara harga minyak lobak dan minyak rapeseed masih tetap tinggi ditopang oleh ketatnya pasokan global.
FAO Dairy Price Index, yang mengukur harga susu dan produk olahannya (dairy) naik 0,9%, disebabkan rendahnya produksi susu di Eropa Barat dan wilayah Oseania. Persediaan yang rendah membuat harga susu bubuk skim dan keju terdongkrak, tetapi harga susu murni turun akibat lemahnya permintaan di China.
FAO Meat Price Index yang mengukur harga daging meningkat 2,2%, yang berasal dari kenaikan harga daging unggas, babi, dan sapi dunia. Harga daging babi meningkat secara moderat dipicu volume ekspor yang tinggi.
(akr)
Lihat Juga :