Waspada Oknum Calo Kapal Penyeberangan Saat Arus Balik, Penumpang Diimbau Beli Tiket Online

Sabtu, 07 Mei 2022 - 07:22 WIB
loading...
Waspada Oknum Calo Kapal Penyeberangan Saat Arus Balik, Penumpang Diimbau Beli Tiket Online
Pemudik berjalan keluar dari kapal. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym
A A A
JAKARTA - Arus balik Lebaran yang mencapai puncaknya di akhir pekan ini menyebabkan terjadinya peningkatan penumpang di semua moda transportasi, termasuk kapal penyeberangan.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan kapal penyeberangan untuk membeli tiket secara resmi dan online melalui aplikasi Ferizy. Hal ini guna mencegah munculnya penjualan tidak resmi oleh oknum calo.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengungkapkan, pihaknya menerima laporan bahwa ada oknum yang memanfaatkan kondisi puncak arus balik ini dengan menjual tiket secara tidak resmi dan dengan harga tinggi di Pelabuhan Panjang, Lampung.

“Saat ini kami telah berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk segera mengusut calo ini,” ujarnya di Jakarta, dikutip Sabtu (7/5/2022).

Baca juga: Kesal Tertahan Berjam-jam Sejumlah Sopir Truk Sembako Ngamuk di Pelabuhan Bakauheni

Untuk diketahui, saat ini Pelabuhan Panjang dioperasikan sebagai alternatif selain Pelabuhan Bakauheni untuk memecah kepadatan arus balik Angkutan Lebaran 2022 dari Lampung menuju Merak.

Menurut Budi, hingga saat ini Polda Lampung telah berhasil menjaring 15 orang calo yang diduga menjual tiket penyeberangan dengan harga tinggi di Pelabuhan Panjang.

“Sudah dikonfirmasi sebelumnya bahwa dari operator atau PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tidak ada kenaikan tiket drastis seperti yang ditawarkan calo ini,” tandasnya.

“Oleh karena itu kami imbau bagi pemudik yang akan balik baik dari Pelabuhan Bakauheni maupun Pelabuhan Panjang untuk membeli tiket resmi via aplikasi Ferizy,” imbuh Budi.

Baca juga: Masuk Sekolah di Jabar 12 Mei 2022, Siswa-Tenaga Pendidik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1483 seconds (11.97#12.26)