Gucci Menerima Pembayaran dengan Mata Uang Kripto, Brand Mewah Ini Ikuti Perusahaan Besar Lain

Minggu, 08 Mei 2022 - 03:28 WIB
loading...
Gucci Menerima Pembayaran...
Gucci akan mulai menerima pembayaran dengan cryptocurrency atau mata uang kripto untuk mengikuti jejak beberapa brand terbesar di dunia yang telah lebih dulu melakukannya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Brand mewah asal Italia, Gucci akan mulai menerima pembayaran dengan cryptocurrency atau mata uang kripto pada beberapa tokonya di Amerika. Pelanggan merek fashion mewah ini akan dapat membayar menggunakan sejumlah mata uang kripto termasuk Bitcoin, Ethereum dan Litecoin.

Baca Juga: IMF Memperingatkan Bahaya Mata Uang Kripto di Pasar Negara Berkembang

Layanan ini akan diluncurkan akhir bulan Mei di beberapa outlet andalannya, termasuk Rodeo Drive di Los Angeles dan Wooster Street di New York. Gucci yang dimiliki oleh Kering Luxury Group, Prancis bergabung dengan semakin banyak perusahaan yang mulai menerima mata uang virtual.

Perusahaan mengatakan, selanjutnya juga akan menerima pembayaran dengan Shiba Inu dan Dogecoin, cryptocurrency yang awalnya dibuat dari meme sebagai lelucon. Konsumen yang membayar di toko dengan cryptocurrency akan dikirimi email yang di dalamnya ada kode QR untuk digunakan dengan dompet aset digital - aplikasi transaksi keuangan di perangkat seluler.

Selanjutnya Gucci berencana untuk memperkenalkan kebijakan tersebut ke semua toko di Amerika Utara yang beroperasi secara langsung dalam waktu dekat. Pengumuman oleh brand kelas dunia seperti Gucci menandai langkah maju terbaru terkait penerimaan cryptocurrency sebagai alat pembayaran dalam bisnis mainstream.

Baca Juga: Film House of Gucci Segera Dirilis, Keluarga Besar Gucci Tidak Terima

Gucci menjadi nama besar terbaru yang mengumumkan bahwa mereka mengakui mata uang kripto atau cryptocurrency sebagai alat pembayaran. Selain itu beberapa brand terbesar di dunia yang saat ini telah menerima mata uang digital di antaranya, termasuk raksasa teknologi Microsoft, perusahaan telekomunikasi AS AT & T hingga Starbucks.

Pada tahun lalu Bitcoin juga telah menjadi alat pembayaran yang sah di dua negara yakni El Salvador dan Republik Afrika Tengah. Dimana El Salvador mengatakan, bakal memungkinkan konsumen menggunakan cryptocurrency dalam semua transaksi di samping dolar AS (USD), ketika Dana Moneter Internasional (IMF) mendesak agar kebijakan itu dibatalkan.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perluas Akses Investasi...
Perluas Akses Investasi Crypto di Indonesia, TRIV Group Gandeng Indomaret
Perketat Manajemen Risiko...
Perketat Manajemen Risiko Trading Derivatif Crypto lewat Lima Fitur Unggulan
Meningkatkan Keamanan...
Meningkatkan Keamanan dan Kepercayaan Industri Kripto Bersama Aparat Penegak Hukum
Bantu Pahami Karakteristik...
Bantu Pahami Karakteristik Aset, Auto DCA Explore Plans Bikin Investasi Rutin Terarah
Pengguna Baru Pintu...
Pengguna Baru Pintu Futures Naik 37% di Tengah Volatilitas Pasar Crypto
Harga Bitcoin Ambles...
Harga Bitcoin Ambles di Bawah USD90.000 saat Investor Harap-harap Cemas
Gucci Siap Meluncurkan...
Gucci Siap Meluncurkan Kacamata Pintar Android XR
Shin Min Ah Resmi Jadi...
Shin Min Ah Resmi Jadi Brand Ambassador Louis Vuitton
Bidik Persimpangan Olahraga...
Bidik Persimpangan Olahraga dan Teknologi, DRX Token Resmi Melantai di Tokocrypto
Rekomendasi
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Infografis
Rusia Serang Ukraina...
Rusia Serang Ukraina Besar-besaran dengan 120 Rudal dan 90 Drone
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved