Kesulitan Pelaku UMKM Soal Lapak Jadi Sorotan DPD Partai Perindo

Minggu, 08 Mei 2022 - 18:45 WIB
loading...
Kesulitan Pelaku UMKM Soal Lapak Jadi Sorotan DPD Partai Perindo
Pelaku UMKM dinilai masih butuh perhatian lebih agar bisa mengepakkan sayap bisnisnya. Dimana menurut Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Pusat, Pahala Tua Sianturi, masih ada beberapa kendala. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pelaku UMKM dinilai masih butuh perhatian lebih agar bisa mengepakkan sayap bisnisnya. Lantaran menurut Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Pusat, Pahala Tua Sianturi, masih ada beberapa kendala yang dihadapi para pelaku usaha kecil.

"Saya masih melihat di beberapa wilayah khususnya di DKI Jakarta, para UMKM masih sulit mendapatkan izin buka lapak untuk berjualan ," ujarnya dalam Podcast Aksi Nyata yang disiarkan pada kanal Youtube Partai Perindo, Minggu (8/5/2022).

Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Lapak Pedagang di Cipayung

Untuk itu, ia menyarankan agar pemerintah bisa memperluas lokasi-lokasi bagi para UMKM. Seperti misalnya di setiap RT diperbolehkan membuka lapak. "Karena masih banyak wilayah yang belum boleh," cetusnya.

Lanjut Pahala, mengenai pelatihan. Menurutnya pemberian pelatihan bagi pelaku UMKM pada lingkup daerah masih kurang. Padahal di setiap daerah seperti DKI Jakarta terdapat pelaku UMKM yang berpotensi, namun tidak bisa maju karena kurangnya pengetahuan.

"Ini penting bagi para pelaku usaha yang baru merintis agar lebih semangat dalam mengembangkan bisnisnya. Dari sisi pemerintah, siapkan tempat dari tingkat kecamatan maupun kelurahan agar bisa menyediakan pelatihan-pelatihan," katanya.

"Seperti belum lama ini saya bikin pelatihan untuk UMKM. Undang beberapa ratus orang, untuk 100 orang pertama yang mendaftar dan sudah mempunyai usaha, biaya pelatihannya gratis. Itu saya lakukan supaya mereka bisa buka usaha," sebutnya Pahala.

Baca Juga: Ajak Akademisi Susun Strategi Pengembangan UMKM, Airlangga Banjir Pujian

Karena tanpa dipungkiri, sambungnya, banyak orang sudah diberikan modal tapi tidak berani eksekusi. Sehingga jika ada pelatihan, calon pebisnis ini bisa mengatur strategi, ide, dan lain halnya untuk menunjang bisnisnya.

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1381 seconds (11.97#12.26)