Dukung WFH Seminggu Usai Lebaran, Pengusaha: Role Model Gaya Baru dalam Bekerja

Senin, 09 Mei 2022 - 10:32 WIB
loading...
Dukung WFH Seminggu...
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mendukung penuh, seruan agar bekerja dari rumah atau work from home (WFH) paska Lebaran sebagai upaya mengurangi kemacetan arus balik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mendukung penuh, seruanagar bekerja dari rumah atau work from home (WFH) paska Lebaran sebagai upaya mengurangi kemacetan arus balik . Sebelumnyapemerintah bakalmenetapkan untuk para ASN (Aparatur Sipil Negara) agar bekerja dari rumah.

"Kami mendukung kebijakan tersebut, karena ini menjadi role model gaya baru dalam bekerja implementasikan inovasi dan teknologi dalam kehidupan kita. Sangat menjawab kemacetan arus balik dan Insyallah menjadi solusi. Terobosan-terobosan seperti ini perlu dilakukan," ujar Ketum BPP HIPMI, Mardani H. Maming kepada media, Senin (9/4/2022).

Baca Juga: Swasta Diminta Menaker Ikuti Anjuran WFH Selama Seminggu ke Depan

Menurut Maming, kebijakan WFH sepekan setelah Lebaran efektif bagi perusahaan saat kembali menjalankan rutinitas seperti sebelum Lebaran. Ia pun mengajak seluruh perusahaan yang bergabung di HIPMI mengimplementasikan kebijakan ini.

"Harusnya tetap efektif, karena kami dalam dua tahun ini dilanda pandemi covid-19 yang dipaksa harus menggunakan teknologi informasi dalam bagian pekerjaan. Semoga ini tidak mengurangi efektivitas perusahaan dalam menjalankan roda bisnisnya," katanya.

Baca Juga: Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran, Kapolri Imbau Kantor Terapkan WFH

Adapun yang menjadi perhatian perusahaan pada kebijakan ini adalah mengenai tugas dan tanggubgbjawab karyawan. Karena tidak hadir fisik, sikap lalai menjadi persoalan dan tantangan tersendiri. Maka dari itu, Maming berharap, dengan adanya kebijakan ini para karyawan tetap profesional dalam menjalankan tugasnya.

"Tentu KPI (Key Performance Indicator) harus diclearkan. Jangan sampai karyawan karena bekerja dari rumah juga lalai. Ini yang menjadi tantangan kita bersama meski tidak hadir secara fisik tapi bisa mendeliver dengan baik pekerjaan yang ada di kantor. Negara maju sudah mulai mengimplementasikan WFH pasca covid ini," tandasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Nasib WFH ASN Lanjut...
Nasib WFH ASN Lanjut Terus atau Setop? Ini Kata Purbaya
Indonesia Bisa Hemat...
Indonesia Bisa Hemat 10 Juta Liter BBM, asal ASN Disiplin WFH Sehari Seminggu
Diskon Listrik 50% Hadir...
Diskon Listrik 50% Hadir Lagi Dukung Kebijakan WFH 2026, Berikut Ketentuannya
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Bahlil Izin Panggil...
Bahlil Izin Panggil Kanda ke Prabowo: Supaya Olahannya Cepat Masuk
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved